Rabu, 24 April 2019

Pemprov Jambi Upayakan Rel Kereta Api dan Pelabuhan Ujung Jabung Terlaksana Tahun Ini


Rabu, 09 Januari 2019 | 22:29:24 WIB


Varial Adhi Putra
Varial Adhi Putra / istimewa

JAMBI - Infrastruktur berskala besar seperti pelabuhan, kereta api dan bandara masih diusahakan optimal di Provinsi Jambi. Pasalnya yang baru kelihatan terdapat di Bandar udara Sultan Thaha Jambi yang sudah berdiri dan sedang dilakukan pengembangan berupa perluasan ruang tunggu dan perubahan ukuran landasan pesawat.

Sedangkan Pelabuhan Ujung Jabung masih diusahakan pembangunannya oleh pusat dan Provinsi Jambi, sementara untuk kereta api lintasan nasional dan daerahnya baru rata-rata melewati tahap uji kelayakan saja.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Varial Adhi Putra, menyampaikan untuk investasi di Pelabuhan Ujung Jabung setidaknya sudah mencapai angka Rp 200 miliar lebih.

Untuk realisasainya sendiri Varial menyebut memang sudah ada beberapa yang terealisasi seperti pengerjaan turap disisi pinggir, kemudian timbunan dan trestle sudah dibangun tapi belum selesai secara keseluruhan.

"Yang penting juga adalah kita harus membangun secara simultan dan prasarana (jalan, ed) juga harus disiapkan menuju sana," terangnya, Rabu (09/01).

Bahkan untuk 2018 sendiri Varial mengakui anggaran pengerjaan pelabuhan tersebut memang belum dikucurkan pemerintah, alias pengerjaan pada 2018 tertunda. Pada tahun 2018 ini sendiri sebenarnya dialokasikan anggaran sebesar Rp 38 miliar yang direncanakan untuk pekerjaan Pelabuhan CPO, pengadaan dan pemancangan end tower dan platform, pengadaan dan pemancangan middle tower serta pengadaan dan pemancangan breasthing dolphin.

Namun pekerjaan itu tidak dapat dilaksanakan dikarenakan sampai saat ini status penganggarannya masih bertanda bintang. Artinya ada pengupayaan akan disalurkan pada tahun 2019 mendatang.

"Belum dapat info pasti anggarannnya berapa, apa yang kita buat belum dikonfirmasi lagi, dalam waktu dekat akan kita tanyakan langsung ke pusat pengembangan Pelabuhan Ujung Jabung," paparnya.

Sementara untuk pembangunan kereta api di Provinsi Jambi, Varial menyebut belum juga dipastikan proses pembangunannya di Jambi pada tahun 2019 baik secara nasional maupun regional.

Hal ini, kata Varial, ada anggaran rel kereta api yang dipending dari pusat. Walaupun begitu untuk studi pengkajian, pihaknya tetap melakukan tugas kajian tersebut. "Seperti uji kelayakan , studi tindakan pengadaan tanah sudah dilaksanakan," imbuhnya.

Setidaknya pihak Dishub Provinsi Jambi menggelontorkan dana Rp 400 Juta rupiah. "Akan kita upayakan terus di kementerian khususnya, di Dirjen Perkeretaapian, mengingat kebutuhan kereta api  di Sumatera khususnya jambi sudah tidak bisa ditawar lagi," paparnya.

Varial mencontohkan ini sangat terlihat pada angkutan barang dan orang begitu banyak dan besar. "Harapannya dengan Kereta Api, dapat terealisasi di provinsi Jambi akan dampak positif," ujarnya.


Penulis: Rina
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments