Jumat, 22 Februari 2019

SBR005 Solusi Tepat Investasi, Membangun Negeri


Selasa, 15 Januari 2019 | 16:58:38 WIB


/

PADA era globalisasi yang terjadi saat ini, dimana pertukaran pandangan, informasi, dan kebudayaan antar negara semakin sering terjadi serta menjadi perihal yang wajar bagi setiap negara, kita dituntut untuk selalu siap dalam menghadapi segala sesuatu yg akan terjadi di masa depan.

Kita tidak akan mengetahui apa yang akan terjadi pada diri kita nantinya, khususnya dalam bingkai ekonomi. Dinamika global ekonomi dunia menyebabkan segala sesuatu yang berhubungan dengan kondisi perekonomian baik pribadi maupun negara akan semakin sulit untuk kita prediksi. Hal tersebut sudah mulai kita rasakan efeknya sekarang.

Pada saat ini, kita telah dihadapkan masalah terkait semakin sulitnya untuk menilai pengeluaran kebutuhan kita di masa depan. Hal tersebut dikarenakan akan dampak penurunan nilai jual uang terhadap barang kebutuhan yang kita konsumsi saat ini. Perihal tersebut dibuktikan dengan semakin hari semakin mahalnya harga barang kebutuhan yang kita konsumsi saat ini.

Hal tersebut juga membuktikan bahwa seiring berjalannya waktu, nilai nominal uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan suatu barang cenderung semakin besar. Contohnya pada saat ini, dengan uang senilai Rp. 1.000,00 mungkin kita mampu untuk membeli sebuah gorengan. Namun untuk 10 tahun ke depan, kita tidak dapat menjamin apakah dengan uang senilai Rp. 1.000,00 tersebut kita mampu untuk membeli sebuah gorengan, dan bahkan kita juga tidak dapat menjamin bahwa dengan uang sebesar nominal tersebut apakah kita mampu untuk membelanjakannya walaupun untuk mendapatkan sebuah permen.

Padahal di masa mendatang, tidak sedikit kebutuhan yang harus kita cukupi dan kita penuhi. Contohnya untuk memenuhi kebutuhan primer sehari-hari  (sandang, pangan, dan papan), kebutuhan untuk mempersiapkan pernikahan, kebutuhan untuk membiayai apabila diri sendiri ataupun keluarga ada yang sakit, kebutuhan untuk mempersiapkan biaya pendidikan untuk anak, dan kebutuhan lain yang sifatnya terduga maupun tak terduga.

Banyaknya kebutuhan yang akan kita hadapi baik di masa sekarang maupun masa depan, menuntut kita untuk dapat melakukan perencanaan ekonomi dengan baik dan bijak. Perencanaan tersebut dapat kita lakukan dengan menyisihkan sebagian pendapatan kita untuk ditabung ( deposito ) di bank maupun diinvestasikan. Sekarang ini, banyak jenis tabungan ( deposito ) dan instrumen investasi yang telah beredar di Indonesia baik yang disediakan oleh penyedia plat merah ( Pemerintah/BUMN ) maupun penyedia swasta.
SBR005 Solusi Investasi

Apa itu SBR005 ? SBR005 tergolong Surat Berharga Negara ( SBN ) yang mana merupakan salah satu instrumen pembiayaan negara yang diterbitkan pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam hal ini Direktorat Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Resiko ( DJPPR ). Instrumen investasi ini ditawarkan khusus kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia. SBR005 merupakan jenis dari instrumen Saving Bond Retail. Penerbitan SBR005 itu sendiri merupakan alternatif pemerintah dalam menawarkan instrumen investasi kepada masyarakat yang aman, mudah, terjangkau dan menguntungkan.

Mengapa bisa demikian? Ya, benar. Instrumen investasi bagi masyarakat Indonesia ini dalam proses pembelian hingga redemption ( pencairannya ) akan dijamin oleh pemerintah, kemudian dalam  pembeliannya pun bisa dibeli mulai nominal Rp. 1.000.000,00 ( satu juta rupiah ) hingga maksimal Rp. 3.000.000.000,00 ( tiga miliar rupiah ), selain itu yang paling utama apabila melakukan investasi dalam bentuk SBR005 ini secara tidak langsung kita sudah berkontribusi dalam pembangunan negara. Dikarenakan hasil dari penerbitan SBR005 ini nantinya akan digunakan pemerintah sebagai pembiayaan terhadap pembangunan negara sesuai dengan amanat pemerintah yang dituangkan dalam APBN 2019.

SBR005 merupakan instrumen Surat Berharga Negara ( SBN ) ritel pertama yang akan ditawarkan Pemerintah kepada masyarakat di tahun 2019 ini. Berdasarkan informasi yang dikutip dari situs www.djppr.kemenkeu.go.id, masa penawaran instrumen ini akan berlangsung mulai tanggal 10 hingga 24 Januari 2019. SBR005 sendiri memiliki tenor 2 tahun dan dengan kupon mengambang dengan kupon minimal yang ditawarkan sebesar 8,15% per tahun. Pembayaran kupon dilakukan pada tanggal 10 pada setiap bulannya. Penerbitan instrument investasi SBR005 ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 30 Januari mendatang dan jatuh tempo pembayaran dilakukan 2 tahun setelahnya yaitu pada tanggal 10 Januari 2021. Selain itu SBR005 ini juga memiliki fasilitas early redemption yaitu dalam proses pencairannya bisa dilakukan lebih awal yaitu dalam periode rentan waktu pada tanggal 27 Januari 2020 hingga tanggal 4 Februari 2020 atau setahun setelah instrumen investasi tersebut kita dapatkan.

Untuk memperoleh instrument investasi SBR005 ini tidaklah sulit dan tidak pula memakan waktu lama, pemerintah telah menggandeng 11 mitra distribusi yang terdiri dari bank nasional dan perusahaan efek guna menjembatani masyarakat apabila ingin mengalokasikan idle cash ( dana tunai menganggur ) untuk diinvestasikan ke dalam instrument investasi terbitan pemerintah ini. 11 mitra distribusi tersebut terdiri dari Bank Central Asia ( BCA ), Bank Mandiri, Bank Nasional Indonesia ( BNI ), Bank Permata, Bank Rakyat Indonesia ( BRI ), Bank Tabungan Negara ( BTN ), dan lain lain. Dalam perolehannya pun kita juga bisa lakukan dengan sistem elektronik ( layanan online ).
 
Manfaat Instrumen SBR005 Bagi Pembangunan Negara

SBR005 ini merupakan instrumen pembiayaan yang diterbitkan pemerintah yang ditujukan untuk memenuhi sebagian pembiayaan pembangunan negara sesuai dengan amanat yang termuat dalam APBN 2019. Semakin banyak masyarakat yang berminat dan membeli instrumentasi ini, maka diharapkan nantinya apabila terjadi defisit APBN yang disebabkan akibat belanja produktif oleh pemerintah, nantinya pemerintah mampu menutup sebagian defisit tersebut dengan melakukan pembiayaan yang berasal dari penerbitan instrumen pembiayaan ini. Yang harapannya mampu mengurangi kecenderungan kita untuk berhutang kepada pihak luar negeri. Penerbitan SBR005 ini juga bertujuan untuk mengakselerasi perluasan basis investor dalam negeri, serta mampu mendukung terwujudnya keuangan inklusif. Pemerintah juga mengharapkan dengan adanya penerbitan SBR005 ini nantinya mampu meningkatkan pertumbuhan perekonomian Indonesia menjadi lebih baik lagi yang manfaatnya mampu meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat.

*) Penulis adalah mahasiswa PKN STAN


Penulis: Mahaji Suryoyudanto
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments