Minggu, 22 September 2019

Soal Ketidakikutsertaan Sungai Penuh, Plt Ketua PSSI Sungai Penuh Angkat Bicara


Rabu, 09 Januari 2019 | 20:24:48 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SUNGAIPENUH - Polemik terkait ketidakikutsertaan kesebelasan Sungai Penuh di Gubernur Cup seolah tak ada habisnya. Kali ini giliran Plt Ketua PSSI Sungai Penuh angkat bicara setelah sebelumnya dia sempat disebut tak pernah koordinasi dengan Pemkot dan DPRD Sungai Penuh terkait hal ini, termasuk juga dengan KONI Sungai Penuh.

Plt Ketua PSSI Kota Sungai Penuh Taufik menjelaskan bahwa ketidakikutsertaan PS Sungai Penuh pada Gubernur Cup 2019, dirinya tidak ingin menyalahkan pihak manapun.

“Saya tidak ingin menyalahkan pihak manapun. Pada prinsipnya, saya sudah melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Sungai Penuh dan juga KONI Sungai Penuh, terkait Gubernur Cup 2019,” jelasnya dihubungi via ponsel, Rabu (9/1) sore.

Menurut dia, saat persiapan Gubernur Cup dirinya sudah menyampaikan kepada Ketua KONI Sungai Penuh bahwasanya ada undangan untuk Kota Sungai Penuh.

“Dari awal sudah saya sampaikan, dan saya juga bersedia membantu di Merangin kalau ada apa-apa, berkaitan keikutsertaan Sungai Penuh di Gubernur Cup,” jelasnya.

Koordinasi yang dilakukannya, lanjut dia, melalui telepon, karena dirinya tidak sempat datang ke Kota Sungai Penuh, lantaran tuan rumah Gubernur Cup 2019 di Kabupaten Merangin.

“Di satu sisi saya diberi tanggung jawab mempersiapkan Gubernur Cup di Merangin, sehingga tidak mungkin saya tinggalkan, oleh sebab itu saya tidak sempat ke Kota Sungaipl Penuh,” terangnya.

Ditanya dengan siapa saja berkoordinasi, dia mengaku sudah berkoordinasi dengan pengurus PSSI Sungai Penuh, Hamdani, dan Ketua KONI Sungai Penuh, Toni Indrayadi. Bahkan dirinya juga sudah mengurus di Merangin, bahwa Sungai Penuh akan ikut Gubernur Cup.

“Ini kan ajang tahunan dalam rangka HUT Provinsi Jambi, semua kabupaten/kota atau KONI sudah tahu, jadi saya berfikir Sungai Penuh melalui KONI bisa dikondisikan pemainnya untuk ikut, tapi ternyata tidak dikirim timnya,” ungkapnya.

Lantas bagaimana dengan Ketua DPRD Sungai Penuh yang juga mantan Ketua PSSI Sungai Penuh, Fikar Azami, apakah ada dikoordinasi? Menurut dia, koordinasi dengan Fikar sudah dilakukan Asprov PSSI Jambi. Sekretaris Asprov PSSI Provinsi juga sudah melakukan koordinasi.

“Tapi infonya saat Asprov menghubungi via telepon tidak diangkat, juga ada diundang tapi tidak hadir. Saya yakin Pak Fikar sudah tahu perhelatan Gubernur Cup tahunan ini, beliau juga pengurus Asprov PSSI Provinsi Jambi, karena selama ini Sungai Penuh selalu ikut,” terangnya.

Meskipun demikian, dia tidak mau menyalahkan siapapun. Karena dirinya ditunjuk sebagai Plt Ketua PSSI Sungai Penuh untuk membantu Sungai penuh, terutama mempersiapkan Kongres PSSI Sungai Penuh.

“Mungkin banyak yang bertanya kenapa saya ditunjuk sebagai Plt Ketua PSSI Sungai Penuh. Sebelumnya setelah masa jabatan Pak Fikar habis, Ketua PSSI Provinsi menunjuk pak Fikar sebagai Plt selama tiga bulan untuk melaksanakan kongres, namun belum terlaksana. Setelah masa Plt Pak Fikar habis 3 bulan, barulah saya ditunjuk sebagai Plt,” terangnya.

Untuk sekarang, lanjut dia, setelah selesai Gubernur Cup, dia akan fokus mebantu mempersiapkan Kongres PSSI Kota Sungai Penuh.

“Secepatnya saya akan ke Kota Sungai Penuh, akan kita persiapkan dan laksanakan kongres PSSI Sungai Penuh, setelah Gubernur Cup ini selesai. Mudah-mudahan Sungai Penuh menerima saya untuk membantu Kongres nanti,” ungkapnya.


Penulis: Dedi
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments