Jumat, 20 September 2019

Melalui Paripurna DPRD Provinsi Jambi Zola Resmi Diberhentikan, Fachrori: Akan Lanjutkan yang Sudah Ada


Selasa, 22 Januari 2019 | 13:31:38 WIB


Paripurna penyampaian usulan pengangkatan Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar menjadi Gubernur Jambi
Paripurna penyampaian usulan pengangkatan Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar menjadi Gubernur Jambi / Metrojambi.com

JAMBI - Gubernur Jambi Zumi Zola resmi diberhentikan. Pemberhentiaan dibacakan dalam sidang rapat paripurna di gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (22/1), oleh Sekretaris DPRD Provinsi Jambi, Emi Nopisah, dalam Keppres Nomor 7/P Tahun 2019 tentang pengesahan pemberhentian Gubernur Jambi masa jabatan tahun 2016-2021 dan penunjukkan pelaksana tugas Gubernur Jambi masa jabatan 2016-2021. Ditetapkan di Jakarta pada 16 Januari 2019.

Sidang tersebut sekaligus menyampaikan agenda hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Provinsi Jambi pada tanggal 21 Januari kemarin tentang penyampaian usulan pengesahan wakil Gubernur Jambi menjadi Gubernur Jambi sisa masa jabatan 2016-2021.

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston mengatakan selanjutnya akan segera menyampaikan usulan pengesahan pengangkatan Wakil Gubernur Jambi masa jabatan 2016-2021 menjadi Gubernur Jambi sisa masa jabatan tahun 2016-2021 kepada presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri untuk disahkan pengangkatannya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Setelah menerima surat pemberhentian Zumi Zola maka sekarang kita usulkan Plt Gubernur Jambi untuk menjadi gubernur definitif. Pelantikannya nanti di Jakarta. Mudahan-mudahan bulan depan sudah bisa selesai," ujarnya.

Oleh karenanya, ia berharap kiranya dapat secepatnya terlaksana sehingga kebijakan-kebijakan strategis dapat diputuskan demi tercapainya Jambi Tuntas 2021.

"Berharap secepatnya supaya tidak terdapat hambatan-hambatan lagi akan hal-hal strategis untuk diambil keputusannya oleh gubernur yang baru," paparnya.

Sementara Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar menyampaikan perihal Pendamping belum terpikir untuk itu.

"Malah saya mengingat-ingat bagaimana kondisi gubernur saya, untuk wakil belum tepikir, belum," tuturnya.

Saat ditanyai mengenai program yang akan dijalankan usai pelantikan nanti, Fachrori mengatakan akan melanjutkan program-program yang sudah ada seperti beasiswa, pembangunan desa dan lainnya.

"Kita lanjutkan yang sudah ada dulu," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Provinsi Jambi Rahmat Hidayat menyampaikan untuk tahap pelantikan selanjutnya, sedang diusulkan Provinsi Jambi masuk bersama kedalam pelantikan Gubernur Jawa Timur dan Riau pada 14 Februari 2019 mendatang.

"Jika tekejar proses pengusulan ini, tapi belum bisa memastikan karena masih menunggu," katanya.

Jangka waktu pengisisan jabatan wakil Gubernur Jambi sendiri, Rahmat menyebut terhitung dalam waktu 18 bulan setelah pemberhentian.

"Jika kurang dalam waktu 18 bulan bisa jadi nggak pakai wakil," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments