Rabu, 20 Oktober 2021

Maksimalkan Pemilih, KPU Tanjabtim Sosialisasi ke Perusahaan dan Pesantren

Rabu, 23 Januari 2019 | 11:23:07 WIB


Rapat sosialisasi teknis Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), kepada sejumlah perusahaan dan pesantren di Kabupaten Tanjabtimur
Rapat sosialisasi teknis Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), kepada sejumlah perusahaan dan pesantren di Kabupaten Tanjabtimur / Nanang Suratno

MUARASABAK – Tingkat partisipasi pemilih merupakan salah satu indikator kesuksesan Pemilu di suatu daerah. Karenanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) berusaha semaksimal mungkin untuk meminimalisir terjadinya golput.

Salah satunya dengan cara mensosialisasikan teknis Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), kepada sejumlah perusahaan dan pesantren yang ada di Kabupaten Tanjabtim.

Tujuan pertemuan antara KPU dengan perwakilan perusahaan dan pesantren ini tak lain agar para karyawan dan santri yang telah terdaftar dalam DPT di luar Kabupaten Tanjabtim dapat menggunakan hak suaranya. Selain itu KPU juga melakukan pemutakhiran data, terkait jumlah DPTb yang ada di Kabupaten Tanjabtim.

"Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat respon positif dari mereka (perwakilan perusahaan dan pesantren. Intinya mereka menanyakan bagaimana prosedur menggunakan hak suara di Tanjabtim, sementara mereka telah masuk DPT di luar Tanjabtim," ujar Ketua KPU Tanjabtim Nurkholis.

Di PetroChina misalnya, Nurkholis mengatakan dari pertemuan ini KPU mengetahui bahwa sebagian besar karyawan Petrochina khususnya yang bekerja di sub contraktor, ternyata sebagian besar berasal dari luar Kabupaten Tanjabtim.

Begitu juga sejumlah santri di Ponpes Gontor, tercatat setidaknya terdapat sebanyak 130 santri pemilih pemula yang juga mengantongi e-KTP di luar Tanjabtim.

Terkait karyawan maupun santri yang telah masuk DPT di luar Tanjabtim ini, pihak KPU meyakinkan bahwa mereka dapat tetap menggunakan hak suaranya. Dimana para karyawan dan santri tersebut nantinya akan dimasukan dalam DPTb.

"Pemerintah menjamin setiap warga negaranya memiliki hak suara, karenanya pertemuan ini sangat penting demi mewujudkan pemilu yang adil, sejuk dan damai," kata Nurkholis.

Dalam pertemuan tersebut, KPU juga masih menemukan adanya karyawan maupun santri yang sama sekali belum mengantongi e-KTP. Terkait hal ini, KPU menyarankan agar karyawan maupun santri yang bersangkutan, segera berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Tanjabtim.

"Masih ada waktu untuk mengurus e-KTP, silahkan langsung mendatangi kantor Dinas Dukcapil," imbuh Nurkholis.

Pertemuan yang berlangsung di aula Kantor KPU Kabupaten Tanjabtim tersebut, dihadiri 26 perwakilan perusahaan dan pesantren yang ada di Kabupaten Tanjabtim. Kedepan, KPU juga akan melakukan pertemuan serupa, dengan tujuan yang sama yakni memaksimalkan partisipasi pemilih khususnya pemutakhiran data DPTb.

"Melalui kegiatan seperti ini, mudah-mudahan partisipasi pemilih di Kabupaten Tanjabtim meningkat," tandasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments