Rabu, 30 September 2020

PPK dan PPS Diminta Cermat Susun DPK dan DPTb


Minggu, 27 Januari 2019 | 22:21:33 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SAROLANGUN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sarolangun terus melakukan penyusunan Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) menjelang Pemilu 17 April mendatang.

Ketua KPU Sarolangun Muhammad Fakhri meminta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) agar cermat dalam penyusulan DPK dan DPTb ini.

“Saya minta cek ulang lagi di aplikasi android KPU. Zaman sudah canggih sekarang, harus lebih cermat dan paham teknologi,” ujarnya belum lama ini.

Sementara itu, Anif Divisi Data KPU Sarolangun mengatakan, pendataan DPK dan DPTb sangat penting dilakukan. Pasalnya, data tersebut akan digunakan untuk menyiapkan kebutuhan logistik pemilih dan mengantisipasi lebih dini.

Apabila terdapat pemilih dengan status DPK di suatu wilayah berbasis desa atau kelurahan yang tidak dapat difasilitasi untuk menggunakan hak pilihnya di TPS yang ada di wilayah tersebut.

“Jadi untuk melakukan perubahan DPT harus berkoordinasi  dengan Bawaslu. Selain itu juga untuk memudahkan petugas KPPS dalam mencatat pemilih potensi DPK ke dalam formulir daftar hadir pemilih di TPS,” terangnya.

Kata Anif, perbaikan DPT ini juga dilakukan karena data kependudukan yang bersifat dinamis. Akibatnya, DPT yang telah ditetapkan masih berpotensi berubah atau terdapat kesalahan pendataan seperti pemilih dengan elemen data yang invalid.

Selain itu, pendataan ini juga dilakukan untuk menginventarisir kembali adanya pemilih ganda. “Adanya pemilih meninggal, perubahan status baik itu TNI maupun Polri, perpindahan penduduk dan lain sebagainya,” ungkapnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments