Senin, 24 Juni 2019

Jelang Pemilu, Bungo Rawan Konflik Sosial


Selasa, 05 Februari 2019 | 20:22:42 WIB


Istimewa
Istimewa / Ilustrasi

MUARABUNGO - Memasuki tahun pemilihan umum (pemilu) serentak, rawan terjadi konflik sosial. Konflik sosial di tengah masyarakat pun rawan terjadi di Kabupaten Bungo.

Sekretaris Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol)  Bungo, Hamrizal, mengatakan meski Bungo tergolong wilayah yang aman, namun potensi konflik sosial tetap ada. Hal ini dikarenakan masyarakat banyak yang mempunyai kepentingan dan berpotensi menyebarkan isu yang bisa memecah-belah masyarakat.

"Kita tetap mewaspadai karena potensi konflik tetap ada," ujar Hamrizal.

Untuk mewaspadai terjadinya konflik sosial, Kesbangpol Bungo melakukan pemetaan titik-titik lokasi yang berpotensi terjadi konflik. Selain itu juga melakukan koordinasi dengan masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya konflik.

Hamrizal tak menjelaskan dimana saja titik yang rawan terjadi konflik sosial jelang pemilu serentak ini. Ia hanya mengatakan, wilayah yang jauh dari kota menjadi salah satu yang rawan terjadi konflik sosial.

"Puncak rawan konflik akan terjadi setelah selesai pemilu dan kotak suara akan dibawa ke kecamatan. Disitulah membutuhkan pengawalan yang ekstra," lanjutnya.

Ia menjelaskan, Kesbangpol mempunyai gak untuk menghentikan riak-riak yang terjadi di tengah-tengah masyarakat supaya tidak membesar. Namun begitu, tetap harus melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

"Kita menginginkan pemilu baik legislatif maupun presiden, kita akan koordinasi dengan pihak terkait seperti KPU, Bawaslu dan kepolisian serta TNI untuk pemilu yang aman dan damai," pungkasnya.


Penulis: Budi Prasetyo
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments