Selasa, 18 Juni 2019

Sambut Bulan K3 Nasional, PetroChina Gelar First Aid Competition


Jumat, 08 Februari 2019 | 21:28:36 WIB


Sambut Bulan K3 Nasional, PetroChina Gelar First Aid Competition
Sambut Bulan K3 Nasional, PetroChina Gelar First Aid Competition / istimewa

JAMBI - Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan salah satu aspek penting dalam lingkungan perusahaan. Memperingati Bulan K3 Nasional yang jatuh pada bulan Februari, PetroChina International Jabung Ltd menggelar first aid competition.

First aider competition atau pemberian pertolongan segera kepada korban sakit atau cedera ini digelar selama dua hari pada 7-8 Februari 2019 di Betara Gas Plant (BGP), Kabupaten Tanjab Barat.

Dr Eka Doddy W selaku panitia pelaksana lomba menyebutkan, kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun dalam rangka memperingati bulan K3 Nasional.

‘’Biasanya dalam lomba ini selain dari internal PetroChina, kita juga mengundang dari perusahaan lain. Tapi untuk tahun ini, pesertanya hanya berasal dari 9 bagian dari internal PetroChina. Masing-masing tim beranggotakan 4 orang,’’ ujarnya.

Dr Eka yang merupakan medical officer di PetroChina International Jabung Ltd ini menyebutkan, materi dalam lomba ini adalah yang berkaitan dengan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).

‘’Contohnya, jika terjadi kecelakaan kerja, bagaimana penanganannya. Tapi mudah-mudahan, jangan sampai terjadi kecelakaan kerja,’’ harapnya.

Untuk menghadapi lomba ini, sebelumnya setiap peserta rutin berlatih. ‘’Dalam satu tahun biasanya kita memberikan pelatihan tentang P3k ini hingga 4 kali. Tujuan dari lomba ini sendiri adalah, bagaimana peserta melakukan pertolongan pertama terhadap korban sebelum dibawa ke rumah sakit,’’ jelasnya.

Panitia pelaksana lomba lainnya, Dr William Aditya menambahkan, untuk lomba ini, pihaknya mengundang juri dari Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja Tanjabbarat dan RSUD Daud Arif Kuala Tungkal.

‘’Peserta lomba sendiri rata-rata sudah menguasai materi yang ditanyakan. Tinggal lagi bagaimana melakukan penanganan terhadap pasien yang harus diperlihatkan dalam simulasi,’’ ungkapnya.

Salah satu dewan juri lomba, dari RSUD Kuala Tungkal, dr Zikri Hakim menyebutkan, dari beberapa peserta yang mengikuti lomba ini secara teori semuanya sudah siap.

‘’Peserta semuanya sudah siap. Responnya juga bagus. Kalau untuk praktek, dalam hal memberikan bantuan hidup dasar (BHD) memang harus terus dilatih. Seperti jika ada pasien yang tidak sadar, bagaimana penanganannya dan seperti apa tahapan yang harus dilakukan,’’ katanya.

Setelah dua hari lomba berjalan, akhirnya tim dari Departemen Operation berhasil meraih juara pertama, Departemen Field Asset meraih juara II dan pemenang III dari Section Safety. 


Penulis: ***
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments