Rabu, 24 April 2019

Pemprov Jambi Wacanakan Pembangunan Fly Over Diserahkan ke Kementerian PUPR


Minggu, 10 Februari 2019 | 22:15:59 WIB


Sekda Provinsi Jambi M. Dianto
Sekda Provinsi Jambi M. Dianto / dok.metrojambi.com

JAMBI – Rencana pembangunan jembatan layang atau fly over di Simpang Mayang, Kota Jambi, masih belum ada kejelasan. Padahal proyek infrastruktur untuk mengatasi kemacetan di kawasan Simpang Mayang ini sudah dianggarkan di tahun 2018 lalu, namun tak terlaksana.

Kini muncul lagi wacana pembangunan jembatan layang pertama di Kota Jambi itu untuk diserahkan pada Kementerian PUPR alias akan menggunakan dana APBN. Ini juga dikarenakan dana pengerjaan yang besar dianggap belum tepat jika menggunakan APBD, yang diprioritaskan pada pekerjaan lain yang mendesak.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan salah seorang perwakilan anggota DPR dari Jambi, untuk mengusulkan jembatan layang yang dianggap bisa mengurai kemacetan di Simpang Tugu Juang-Simpang Mayang ini.

"Kita minta bantuan agar proyek ini jadi kewenangan kementerian, dan agar bisa mulai terwujud pada 2019," ujarnya.

Dianto juga menyebutkan proyek multi-targeting ini sengaja dibatalkan menggunakan APBD karena pihaknya tengah fokus dalam pembangunan jalan menuju Pelabuhan Ujung Jabung. Untuk mencapai tujuan jangka panjang sebagai kawasan ekonomi strategis.

"Kita fokus kejar bangun jalan ke pelabuhan, bersamaan juga dengan pusat,” kata Dianto.

Dikatakannya lagi, pembahasan jembatan layang ini sengaja di batalkan pada tahun lalu karena ada mekanisme yang tidak sesuai ketentuan. "Jadi daripada bermasalah ke depan, kita sepakat untuk alihkan dana kepada program lain yang dinilai baik," ujarnya.

Lebih lanjut Dianto mengatakan, karena dana untuk pembangunan jembatan layang tidak jadi dicairkan, angka Silpa APBD Pemprov Jambi membengkak sekitar Rp 350 Milyar pada 2018 lalu.

"Ini proyek strategis, tapi memang sengaja kita batalkan tahun kemarin jadi agak besar angka Silpa, selain kemarin banyak terhambat dan juga sistem yang tersendat yang sebabkan pelelangan mengalami hambatan, kedepan kita sudah minta siapkan formulasinya lebih dini untuk tahun ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jambi Agus Sunaryo menyampaikan, untuk tahun 2019 fly over memang belum akan dibangun. Dikatakan Agus, hal ini dikarenakan akan dilakukan penghitungan ulang nilai multiyears proyek tersebut.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments