Rabu, 20 Februari 2019

Jalan Kota Kandis Rusak, Warga Kesulitan Angkut Hasil Pertanian


Minggu, 10 Februari 2019 | 22:40:49 WIB


Kondisi jalan di Desa Kota Kandis, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang mengalami kerusakan parah
Kondisi jalan di Desa Kota Kandis, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang mengalami kerusakan parah / metrojambi.com

MUARASABAK - Kerusakan ruas jalan Desa Kota Kandis, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) hingga saat ini masih belum diperbaiki pemerintah daerah. Hal ini sangat dikeluhkan warga, karena keberadaan jalan tersebut sangat vital untuk mengangkut hasil pertanian.

Sejauh ini, warga hanya dapat melakukan perbaikan secara swadaya, dengan menutup lubang di badan jalan menggunakan tanah yang dicampur batu. Namun perbaikan yang dilakukan warga tersebut tidak bertahan lama, karena jalan kembali mengalami kerusakan.

"Kami sebagai warga terus melakukan bergotong royong untuk memperbaiki jalan yang rusak dengan melakukan menutupi lobang dengan tanah dan batu," ungkap Muharom, warga Parit 18, Desa Kota Kandis, Minggu (10/2).

Dikatakannya lagi, kondisi jalan cukup parah pada saat musim hujan, semua kendaraan baik itu roda 2 maupun roda 4 sering kali terpuruk di jalan tersebut. "Banyak lubang yang dalam," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Kota Kandis Usaini mengatakan, kerusakan jalan di Parit 18 terjadi sejak Agustus 2018 lalu. Usaini mengatakan, sejauh ini perbaikan hanya dilakukan secara swadaya oleh warga.

"Kami meminta ada kepedulian dari pemerintah daerah, agar jalan ini segera diperbaiki," kata Usaini.

Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Tanjabtim Raden Edi Irianto mengatakan, pihaknya akan melakukan perbaikan terhadap jalan di Kota Kandir. Namun sebelumnya, Edi meminta kepada masyarakat agar mengurangi tonase yang melebihi kapasitas jalan.

"Insya allah akan dilaksanakan dengan tanggap darurat atau swakelola. diharapkan kepada masyarakat yang menggunakan akses jalan tersebut dapat mengurangi kapasitas tonase yang melebihi kekuatan jalan," tandasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments