Senin, 24 Juni 2019

Bupati Sarolangun: Pembangunan Fisik Kawasan Terpadu SAD Sudah 100 Persen


Senin, 11 Februari 2019 | 22:36:29 WIB


Bupati Sarolangun Cek Endra saat menyampaikan pemaparan di hadapan Danrem 042/Gapu Kolonel Arh. Elphis Rudy
Bupati Sarolangun Cek Endra saat menyampaikan pemaparan di hadapan Danrem 042/Gapu Kolonel Arh. Elphis Rudy / metrojambi.com

SAROLANGUN - Bupati Sarolangun, Cek Endra, Senin (11/2), menyambut kunjungan Danrem 042/Gapu, Kolonel Elphis Rudy di rumah dinas Bupati Sarolangun. Saat kunjungan itu Bupati Cek Endra pada pidatonya menyampaikan tutorial dan potensi alam Kabupaten Sarolangun.

Selain itu juga mengenai keberadaan Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di Kabupaten Sarolangun, baik itu yang berada di Taman Nasional Bukit Dua Belas, serta progres kemajuan pembangunan fisik fasilitas di Kawasan terpadu Suku anak dalam di Bukit dua belas kecamatan Air Hitam.

Bupati Cek Endra usai acara penyambutan kepada sejumlah awak media mengakui, pembangunan kawasan terpadu SAD di Bukit Dua Belas adalah kerja sama antara Pemkab Sarolangun dan TNI. Dan saat ini pembangunan fisik kawasan terpadu tersebut saat ini sudah berjalan 100 persen.

“Kondisi kawasan terpadu Suku Anak Dalam saat ini kondisi fisiknya sudah 100 persen,” kata Bupati Cek Endra.

Dengan selesainya pembangunan fisik seperti perumahan untuk SAD dan fasilitas pendukung ini rencana kedatangan orang nomor satu di Indonesia untuk ke dua kalinya di Kabupaten Sarolangun sudah siap disambut.

“Pembangunannya sudah selesai. Jika ada rencana kunjungan presiden kita sudah siap. Dan ke depannya tinggal bagaimana pemberdayaan suku anak dalam yang perlu sinergitas baik TNI, Polri maupun stakeholder lainya,” tambahnya.

Dalam tahun 2019 ini, Cek Endra juga menjelaskan bahwa ada kerjasama Pemkab Sarolangun dengan TNI yakni TMD untuk membuat jalan setapak di Bukit Dua Belas. “Tahun ini ada TMD membuat jalan setapak unttuk jalan akses lima Temenggung SAD menuju ke kawasan terpadu,” ujarnya.

Sementara Danrem 042/Gapu, Kolonel Elphis Rudy, saat menyampaikan pidatonyo juga mengakui kalau SAD menjadi perhatian TNI. Dan ia juga mengakui akan turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi SAD di Kabupaten Sarolangun.

“Ini menjadi perhatian khusus kita. Dan saya juga akan turun ke lokasi untuk melihat kondisi SAD serta melihat pembangunan kawasan terpadu yang sudah dibangun,” kata Danrem.

Selain itu Danrem juga menyorot terhadap rawannya terjadi Karhutla. Untuk itu pihaknya akan menyiapkan peralatan untuk mendeteksi dini terjaduinya Karhutla seperti dengan menggunakan drone untuk pengambilan gambar visual dan fasilitas pendukung pencegahan karhutla.

“Kita berharap hal ini juga ada dukungan dari pemerintah dalam persoalan karhutla,” ujarnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments