Rabu, 26 Juni 2019

600 Jiwa Belum Rekam E-KTP di Tanjabtim


Senin, 11 Februari 2019 | 22:55:40 WIB


Warga saat melakukan perekaman e-KTP
Warga saat melakukan perekaman e-KTP / dok.metrojambi.com

MUARASABAK - Pemilihan umum dan Pemilihan Presiden menyisakan dua bulan lagi, Dukcapil Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mencatat terdapat 600 jiwa penduduk belum lakukan perekaman.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Dukcapil Tanjabtim jumlah total penduduk Tanjabtim saat ini sebanyak 226.390 jiwa. Dari jumlah tersebut wajib KTP sebanyak 163.166 jiwa, dimana yang sudah melakukan perekaman 162.508 per 28 Januari 2019.

"Dengan demikian saat ini masih ada sekitar 668 jiwa lagi yang belum melakukan perekaman, dan kita targetkan sebelum Maret sisa tersebut harus Rampung," ujar Pelaksana Tugas Dinas Dukcapil Tanjabtim Ambok Ali.

Dikatakannya, pihaknya terus melakukan pengambilan rekam e-KTP hingga jelang pemilu nanti, dan ditargetkan maret sudah selesai. Menurutnya saat ini yang paling banyak belum melakukan perekaman e-KTP berada di Kecamatan Sabak Barat dan Kecamatan Berbak.

"Kalau berbicara penyebabnya balik lagi kemasyarakat kita, kesadaran masyarakat juga masih rendah untuk melakukan perekaman," ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk dapat melakukan perekaman, karena KTP tersebut bukan dibutuhkan hanya untuk sesaat saja, melainkan sangat penting bagi melengkapi data diri lainnya.

"Banyak kegunaannya, jangan ketiga butuh baru mau buat KTP," jelasnya.

Untuk melaksanakan capaian tersebut tambahnya, pihaknya melakukan perekaman dengan sistem jemput bola ke desa-desa. Untuk awal tahun 2019 ini saja sudah beberapa desa telah rampung dilakukan perekaman.

"Dengan sebutan Layanan Keliling Jemput Bola (Yang ling Jebol). Kendala saat ini untuk jemput bola Dukcapil tidak memiliki kendaraan operasional pelayanan keliling khusus (seperti kendaraan cetak SIM) sehingga pelayanan bisa dilakukan ditempat tempat ramai kapan saja," tandasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments