Senin, 16 Mei 2022

Syukri Tewas Akibat Tikaman di Leher

Rabu, 27 Februari 2019 | 22:54:46 WIB


Satreskrim Polresta Jambi saat menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Syukri Wijaya (27), dengan tersangka Feri Ardiyansyah (30)
Satreskrim Polresta Jambi saat menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Syukri Wijaya (27), dengan tersangka Feri Ardiyansyah (30) / metrojambi.com

JAMBI – Penyidik Satreskrim Polresta Jambi bersama jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi, Rabu (27/2), menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Syukri Wijaya (27), warga Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, dengan tersangka Feri Ardiyansyah alias Abot (30).

Rekonstruksi digelar di Mapolresta Jambi. Selain tersangka Feri, dalam rekonstruksi tersebut menghadirkan lima orang saksi. Rekonstruksi sendiri berlangsung dalam 17 adegan.

Berdasarkan rekonstruksi, diketahui jika pembunuhan tersebut bermula saat korban menuduh tersangka mencuri sabu-sabu miliknya. Namun tuduhan korban dibantah oleh tersangka. Akhirnya korban dan tersangka terlibat perkelahian.

Pada adegan ke 7, tersangka menikam korban di bagian leher sebelah kanan menggunakan pisau. Tersangka sendiri pada saat kejadian memang membawa pisau yang disembunyikan di pinggang sebelah kiri.

Setelah mendapat tikaman, korban melarikan diri ke warung milik Karmelia. Tersangka sendiri masih sempat mencoba mengejar, namun korban kemudian berlindung di belakang saksi Siti Zainap.

Sementara itu, saksi Fatimah yang saat itu juga ada di lokasi kejadian, langsung berteriak minta tolong. Tidak lama kemudian datang saksi Hermansyah, dan melihat korban sudah tergeletak di dapur. Pada adegan ke 16, korban di bawa ke rumah sakit dengan menggunakan sepeda motor dan korban meninggal Dunia di rumah Sakit Arafah.

Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Yuyan Priatmaja mengatakan, setelah 2 tahun menjadi DPO, akhirnya tersangka ditangkap di Pasar Agam Baru, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Penangkapan dilakukan pada 20 Januari 2019 sekitar pukul 17.00 WIB.

"Tersangka ditangkap saat berjualan duku di Pasar Agam Baru. Kita amankan bekerjasama dengan tim Buser Polres Agam," bebernya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seseorang. Ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.


Penulis: cr1
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments