Jumat, 7 Mei 2021

Pemkab Batanghari Minta Semua Pihak Berperan Memajukan Sekolah


Selasa, 05 Maret 2019 | 11:50:48 WIB


Kegiatan pelatihan peran serta masyarakat Program PINTAR Tanoto Foundation di Kabupaten Batanghari
Kegiatan pelatihan peran serta masyarakat Program PINTAR Tanoto Foundation di Kabupaten Batanghari / Metrojambi.com

MUARABULIAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PDK) mengharapkan kepada semua lapisan masyarakat yang berpotensi agar membantu sekolah.

Ini dilakukan demi mendukung kemajuan sekolah, terutama mendukung proses pembelajaran siswa di kelas. Namun hal ini bergantung pada cara sekolah mendorong peran serta masyarakat (PSM) agar mau membantu, salah satunya melalui musyawarah mufakat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas PDK, yang diwakili oleh Kabid GTK Dinas PDK Kabupaten Batanghari, Yaakin, dalam sambutan acara pelatihan peran serta masyarakat Program PINTAR Tanoto Foundation di Batanghari, Kamis, (28/2).

”Semua pihak bisa dilibatkan untuk membangun dan mengembangkan sekolah dengan partisipasi dalam bentuk sumbangan pemikiran dan keahlian," kata Yaakin.

"Contoh sumbangan pemikiran, ketika sekolah sedang menyusun rencana kerja sekolah (RKS), hingga rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS). Masyarakat bisa memberikan masukan, ide-ide atau pemikirannya untuk kemajuan sekolah,” ujarnya menambahkan.

Herman, Kepala Kementerian Agama dalam sambutannya mengatakan bahwa bantuan dan dukungan masyarakat pada sekolah tidak harus fisik atau materi. Banyak hal lain yang bisa digali, seperti menyumbangkan pemikiran dan gagasan untuk kemajuan sekolah.

”Dukungan masyarakat kepada sekolah atau madrasah bisa berupa sumbangan pemikiran, tidak harus fisik. Gagasan dan ide sangat penting untuk kemajuan sekolah,” tambahnya.

Ia mencontohkan, seperti komite bersama guru menggelar 'kelas inspirasi' yakni orangtua siswa dengan beragam profesi datang ke sekolah, bercerita tentang pengalaman belajar dan pekerjaannya sehingga menghadirkan inspirasi, motivasi, sekaligus kebanggaan anak terhadap orang tuanya. Itu berawal dari ide yang digagas komite.

”Kunci untuk mengaktifkan PSM melalui komite adalah manajemen sekolah yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. PSM juga akan terwujud bila sekolah melakukan pendekatan dan terbuka kepada masyarakat baik yang terkait program maupun keuangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Yudha Priana, District Coordinator Tanoto Foundation Kabupaten Batanghari mengatakan pelatihan penguatan peran strategis PSM diikuti oleh 104 orang peserta yang berasal dari 26 sekolah dan madrasah mitra Program PINTAR Tanoto Foundation yang ada di Batanghari.

”Peserta terdiri dari unsur kepala sekolah, guru senior, komite sekolah, yang dibagi dalam dua lokasi yaitu Muara Bulian dan Pemayung. Sedangkan fasilitatornya juga berasal dari Kabupaten Batang Hari sendiri,” pungkasnya.


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments