Kamis, 6 Mei 2021

Pemkab Batanghari Usulkan Penambahan Kuota Gas 3 Kg


Selasa, 05 Maret 2019 | 13:03:43 WIB


Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan Setda Batanghari Syaiful
Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan Setda Batanghari Syaiful / Metrojambi.com

MUARABULIAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari pada tahun 2019 ini kembali mengusulkan kuota gas Liquefied Petroleum Gas (LPG 3 kg bersubsidi. Usulan tersebut meningkat 8,85 persen dari jumlah kuota di tahun 2018.

“Tahun 2018 kuota gas LPG 3 kg di Batanghari sebesar 6.884 metrik ton. Tahun 2019 ini meningkat menjadi 7.492,9 metrik ton,” kata Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan Setda Batanghari Syaiful, Selasa (5/3).

Peningkatan kuota gas LPG 3 kg itu berdasarkan usulan yang disampaikan kepada Gubernur Jambi. Dengan mencermati realisasi penyaluran LPG tabung 3 kg bersubsidi pada tahun 2018. Dengan kata lain, telah terjadi peningkatan kebutuhan ditingkat masyarakat terhadap gas LPG 3 kg tersebut.

Sesuai dengan pengajuan tersebut, kebutuhan LPG 3 kg ditahun 2019 berjumlah 7.492 metrik ton atau ekuivalen dengan 2.497.632 tabung gas LPG kg. Kebutuhan tersbebut berdasarkan kebutuhan gas LPG 3 Kg per kecamatan.

DI kecamatan Muara Bulian kebutuhan gas LPG 3 kg ditahun 2019 sebanyak 522.000 tabung, Kecamatan Pemayung 398.016 tabung, Kecamatan Bajubang 288.384 tabung, Kecamatan Maro Sebo Ilir 112.368 tabung, Kecamatan Muara Tembesi 333.120 tabung, Kecamatab Bathin XXIV 194.112 tabung, Kecamatan Mersam 165.744 tabung, dan Kecamatan Maro Sebo Ulu 264.048 tabung.

Selain itu, di tahun 2019 ini pemerintah mengusulkan kepada agen gas LPG 3 Kg untuk dapat berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah daerah jika terdapat masyarakat yang ingin membuka pangkalan.

Menurut Syaiful, hal tersebut perlu dilakukan mengikan sebaran pangkalan gas LPG 3 kg di daerah itu tidak merata.

"Selain itu penyaluran gas LPG 3 kg ditahun 2019 hendaknya disesuiakan dengan kebutuhan gas perkecamatan. Tujuannya agar tidak terjadi penumpukan gas di suatu wilayah," tandasnya.


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments