Kamis, 6 Mei 2021

Awasi WNA, Imigrasi Kerinci Gandeng Ratusan Mahasiswa


Selasa, 05 Maret 2019 | 22:20:47 WIB


Kepala Kantor Imigrasi Kerinci Azhar
Kepala Kantor Imigrasi Kerinci Azhar / istimewa

KERINCI - Mengingat luasnya wilayah kerja imigrasi kelas III Kerinci yakni tiga kabupaten mulai Kerinci, Sungaipenuh dan Bangko, yang belum diimbangi dengan jumlah pegawai Imigrasi Kerinci, membuat mereka membutuhkan kerjasama dengan pihak lain dalam melakukan pengawasan Warga Negara Asing (WNA) di Tiga Kabupaten dan Kota tersebut.

Untuk itu, Imigrasi menggandeng ratusan mahasiswa untuk melakukan pengawasan. Kepala Imigrasi kelas III Kerinci, Azhar mengatakan, selama ini keimigrasian sangat erat hubungannya dengan kewarganegaraan atau status kewarganegaraan anak hasil kawin campur.

"Kerinci banyak sekali terdapat kasus yang demikian," ungkap Azhar, Selasa (5/3).

Dikatakannya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kerinci, mendapatkan kesempatan memberikan kuliah umum Kepada Mahasiswa IAIN Fakultas Syariah, dengan tema Imigration Goes To Campus Dalam Rangka penyebaran informasi keimigrasian kepada masyarakat lewat peran mahasiswa.

"Kita telah memberikan kuliah umum yang diberikan ini terkait penyebaran Informasi Keimigrasian ke 400 mahasiswa dan Tenaga Pendidik," ucapnya.

Pada waktu itu juga, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III non TPI Kerinci  melakukan penanda tanganan MoU dengan Rektor IAIN Kerinci terkait kerja sama untuk melakukan pengawasan, pemberi informasi oleh mahasiswa khususnya terhadap keberadaan WNA yang melakukan perkawinan beda negara, sekaligus humas untuk menyampaikan informasi terkait keimigrasian.

"Jadi setelah kerjasama ini, ratusan mahasiswa inilah yang menyampaikan informasi kepada kita terkait keberadaan WNA," bebernya.

Pada waktu itu, Kepala Kantor Imigrasi Kerinci menanggapi juga begitu banyaknya problematika yang dihadapi oleh masyarakat yang di sampaikan oleh mahasiswa, terkait permohonan paspor karena harus menggunakan media online.

"Karena banyak masyarakat yang belum paham menggunakannya dan juga fasilitas jaringan internet yang tidak baik, karena daerah Kerinci di kelilingi oleh perbukitan dan gunung," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments