Senin, 20 Mei 2019

TNI Kodim 0419/Tanjab di Tes Urine


Selasa, 12 Maret 2019 | 22:10:10 WIB


Anggota Kodim 0419/Tanjab saat menjalani tes urine
Anggota Kodim 0419/Tanjab saat menjalani tes urine / metrojambi.com

KUALATUNGKAL – Sebanyak 50 prajurit TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0419 Tanjab Barat menjalani tes urine. Ini untuk memastikan mereka terbebas dari penggunaan narakoba.

Tes urine digelar di lapangan Kodim dengan melibatkan pihak Badan Narkotika Nasional (BNNK) Tanjung Jabung. Tak hanya prajurit, bahkan Komandan Kodim Letkol inf. M. Arry Yudistira tak luput dari pemeriksaan petugas BNNK.

“Tes urine ini diwajibkan bagi seluruh personil Kodim tak hanya itu bahkan untuk Danramil, para staf, Babinsanya dan termasuk juga saya, semuanya ikut melaksanakan tes urine ini," ungkap Arry.

Dia mengatakan tes ini dilakukan guna memastikan tidak ada anggota TNI Kodim/0419 yang terlibat dalam penggunaan maupun peredaran narkoba. Selain itu, kegiatan ini untuk mencegah peredaran dan penggunaan narkoba.

"Dengan kegiatan ini kita berharap dari internal kita bersih dari narkoba, kemudian kedepannya bersama Polres, BNNK dan Pemda akan menyebar. Sasaran kita adalah Desa-desa yang terindikasi kuat banyak yang terlibat narkoba," jelasnya.

Menurutnya, tes urine yang rutin dilakukan secara acak ini dilakukan sebagai contoh bahwa TNI bersih dari narkoba. Baik sebagai pengguna maupun terlibat dalam jaringan. "Apalagi kalau prajurit maupun Babinsa yang baru masuk itu pasti kita cek langsung," tambahnya.

Lebih lanjut, Arry menegaskan akan memberi sanksi tegas kepada jajaran TNI Kodim 0419/Tanjab bilamana kedapatan sebagai pengguna narkoba dan sebagai jaringan bandar narkoba. "Kalau terbukti sanksinya jelas akan kita proses berupa pemecatan langsung, tidak ada ampun," tegasnya  

Sementara itu, Kepala BNNK Tanjung Jabung Cecep mengapresiasi kegiatan sosialisi dan tes urine yang dilaksanakan Kodim 0419, kedepannya BNNK bersama Dandim berwncana membentuk Desa bersih narkoba.

"Bersama Dandim kedepannya di Tanjab Barag ini kita akan membentuk kampung-kampung bersih narkoba secara selektif," ujarnya.

Akan tetapi dia menyebutkan, tak semua, kampung akan dijadikan sebagai kampung  bersih narkoba melainkan yang dianggap rawan narkoba. "Titik rawannya mungkin sekolah, karena seperti yang kita ketahui Desa yang dianggap rawan terutama di lintas timur," pungkasnya.


Penulis: Solihin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments