Minggu, 26 Mei 2019

Warga Suka Damai Butuh Tenaga Kesehatan


Rabu, 13 Maret 2019 | 11:18:41 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SAROLANGUN – Masyarakat Desa Suka Damai Kecamatan Limun kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan. Ini dikarenakan, lokasi desa itu jauh dari pusat kecamatan dan Kota Sarolangun.

Kondisi itu membuat pelayanan kesehatan ibu-ibu hamil tidak memadai, begitu pula dengan warga yang kesulitan untuk berobat . Terlebih, tenaga medis yang ditempatkan juga cenderung tidak betah karena jauhnya dari pusat ibu kota dan persoalan transportasi.

Kades Suka Damai, Sukmi menyebutkan, selama ia menjabat, sampai saat ini desanya tidak memiliki tenaga kesehatan yang ditempatkan khusus untuk Desa Suka Damai, baik itu perawat ataupun tenaga kesehatan bidan desa.

"Ini sangat kami butuhkan. Baik itu perawat ataupun bidan desa. Mengingat jauhnya transportasi bagi warga yang hendak berobat keluar desa seperti ke Puskesmas Limun," kata Kades Sukmi.

Diakuinya, hal ini sangat dikeluhkan oleh masyarakatnya agar Desa Suka Damai juga memiliki tenaga kesehatan seperti desa lain. "Puskesdes kami sudah punya tapi sekarang tidak ada tenaga kesehatannya. Dulu pernah ditempati namun tenaga kesehatannya pindah ke tempat lain," ujarnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun, H Adnan HS, dikonfirmasi mengatakan, telah menanggapi usulan dan laporan dari Desa Suka Damai Kecamatan Limun.“Ya memang ada laporan itu,” kata Kadinkes.

Menurut H Adnan, untuk tenaga kesehatan di Desa Suka Damai bukan tak pernah ditempati tenaga medisnya. Namun sudah dua kali ditempati tenaga kesehatan di desa tersebut.

“Selama ini sudah dua kali pergantian tenaga kesehatan bidan yang kita tempatkan di sana. Pertama Bidan yang berasal dari Mersip dan terkakhir dari Simpang Nibung namun keduanya pindah,” beber H Adnan.

Ia mengharap, kepada warga Suka Damai untuk bersabar menjelang kedatangan tenaga medis baru untuk ditempatkan di desa tersebut. Ia juga berharap akan memproritaskan jika ada tenaga medis yang berasal dari desa setempat untuk dijadikan tenaga medisnya.

“Di Desa Suka Damai ini juga sudah punya puskesdes. Tapi kalau ada warga setempat yang anaknya berlatar belakang pendidikannya kebidanan ini akan kami prioritaskan.” pungkasnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments