Jumat, 20 September 2019

Wawako Beberkan Bahaya Sampah Plastik

Ajak Warga Kurangi Penggunaan Sampah Plastik

Rabu, 13 Maret 2019 | 11:41:30 WIB


Wakil Walikota Jambi, dr Maulana
Wakil Walikota Jambi, dr Maulana / istimewa

JAMBI – Sehari Kota Jambi menghasilkan 650 ton sampah. Paling dominan sampah plastik. Pemerintah Kota Jambi tengah berupaya mengurangi timbulan sampah plastic. Targetnya hingga 2025 sampah plastik bisa berkurang 30 persen.

Upaya pengurangan produksi sampah plastik ini sendiri melihat tingginya bahaya yang ditimbulkan akibat sampah plastik. Untuk itu dr Maulana, Wakil Walikota Jambi mengingatkan agar masyarakat Kota Jambi mengurangi jumlah sampah plastik. Sebab sangat berbahaya jika dibuang sembarangan.

"Sampah plastik ini sangat sulit hancur dan sangat berbahaya. Jika dibuang ke drainase membuat tersumbat dan bisa menimbulkan banjir. Jika dibuang ke laut dan termakan oleh ikan lalu ikannya dimakan oleh kita, bisa menimbulkan penyakit kanker," tukasnya.

Wakil Walikota Jambi mengatakan, pihaknya meminta kepada masyarakat Kota Jambi supaya membawa kantong sendiri saat hendak berbelanja.

“Kalau bisa siapkan kantong yang bisa dipakai berkali-kali. Supaya simultan, kesadaran masyarakat meningkat, pengusaha taat aturan, sehingga tahun ini permasalaahan plastik bisa berkurang signifikan di TPA,” tuturnya.

Sementara itu, Dr Ardi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi mengtakan, dari 600-650 ton sampah yang dihasilkan perhari, 70 persennya merupakan sampah plastik. “Ini yang harapakan untuk dikurangi,” katanya.

Dengan pengurangan kantong plastic saat ini, target strategi daerah Kota Jambi berdasarkan perwaturan walikota nomor 54 tahun 2018, dapat mengurangi timbunan sampah sebanyak 30 persen hingga 2025 mendatang. “30 pengurangan, artinya tinggal 70 persen penanganan, sehingga beban di TPA bisa dikurangi. Daya tampung TPA bisa lebih panjang,” pungkasnya. 


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments