Jumat, 22 Maret 2019

Istri Korban Penikaman Minta Pelaku Dihukum Setimpal


Rabu, 13 Maret 2019 | 22:08:45 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI – Seorang pria bernama Yansen Kwok, harus kehilangan nyawanya setelah menjadi korban penikaman yang dilakukan oleh Steven Lim. Meski sempat beberapa hari dirawat di rumah sakit, namun nyawa Yansen tidak dapat diselamatkan.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Zainal Abidin Nomor 22, RT 14 Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, Rabu (27/2/2018). Sebelum terjadi penikaman, antara korban dan pelaku sempat terlibat cekcok, yang dipicu oleh posisi parkir sepeda motor.

Pelaku tidak terima karena posisi parkir sepeda motor korban dianggap mengganggu jalannya. Dalam kejadian tersebut pelaku menikam korban tiga kali di bagian perut.

Kematian korban menyisakan duka mendalam bagi pihak keluarga terutama istri dan anak korban. Korban sendiri meninggalkan seorang anak yang masih kecil.

“Anak saya masih kecil. Bahkan saat suami saya dirawat anak saya terus menanyakan papanya,” ujar Melisa, istri korban saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/3).

Ia pun meminta agar pelaku dihukum setimpal sesuai dengan perbuatannya. “Walaupun (hukuman kepada pelaku, red) tidak bisa mengobati rasa kehilangan kami, tetapi saya berharap pelaku mendapat hukuman setimpal,” tandasnya.

Sementara itu, Indra, adik korban saat ditanyai wartawan mengatakan, saat kejadian antara korban dan pelaku tidak ada perkelahian. Indra menegaskan jika kakaknya ditikam secara tiba-tiba.

“Abang saya secara tiba-tiba langsung di tusuk di bagian perut sebanyak tiga kali,” ungkap Indra.

Diceritakan Indra, peristiwa tersebut dipicu oleh posisi parkir sepeda motor korban di depan rumah. Pelaku, kata Indra, mengangkap posisi parkir sepeda motor korban menghalangi jalannya.

“Motor tersebut langsung dipindahkan oleh abang saya ke dalam rumah. Tapi pelaku tetap berdiri di tempat parkiran,” ujar Indra.

Karena masih berdiri di tempat parkir, korban akhirnya menghampiri pelaku. Kemudian terjadi cekcok, yang berujung penikaman oleh pelaku.

“Motor sudah dimasukkan ke dalam rumah oleh abang saya. Lantas abang saya menanyakan ada masalah apa lagi yang membuat pelaku berdiri di tempat parkiran. Pelaku langsung menusuk bagian perut abang saya sebanyak tiga kali dan satu kali di bagian tangan dengan menggunakan pisau lipat,” tandasnya.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments