Rabu, 20 Maret 2019

Bupati Tanjabtim Buka Musrembang Tingkat Kabupaten


Kamis, 14 Maret 2019 | 21:00:58 WIB


Bupati Tanjabtim Romi Hariyanto saat membuka kegiatan Musrenbang tingkat Kabupaten Tanjabtim, Kamis (14/3)
Bupati Tanjabtim Romi Hariyanto saat membuka kegiatan Musrenbang tingkat Kabupaten Tanjabtim, Kamis (14/3) / metrojambi.com

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Romi Hariyanto, Kamis (14/3) pagi, membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Tanjabtim. Acara yang digelar di aula kantor Bupati Tanjatim itu dihadiri seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, kepala desa, serta unsur pimpinan DPRD Tanjabtim.

Dalam sambutannya, Romi mengatakan Musrenbang jangan hanya dinilai sebagai kegiatan seremonial belaka, namun harus ada manfaatnya. Apalagi dengan segala keterbatasan saat ini, mulai dari anggaran hingga sumber daya lainnya.

"Untuk itu saya minta kepala OPD harus bertindak cerdas menyikapi hal ini," kata Romi.

Romi pun me-warning kepala OPD agar jangan coba-coba mengedepankan ego dinas. Melainkan harus mengedepankan sinergitas untuk membangun Tanjabtim.

"OPD jangan pura-pura bodoh. Jika OPD pura-pura bodoh saya akan pura-pura lupa," ujar Romi.

Romi pun kembali menekankan jika apapun yang dilakukan harus bermanfaat dan harus bersinergi. Contohnya jangan tahun ini di bangun di dusun A, tahun depan di bangun dusun E.

"Jangan sampai terjadi, jika terjadi pembangunan ini sudah tidak nyambung," kata Romi.

Selain mempertegas kegiatan Musrembang, dalam sambutannya Romi juga menyampaikan target tahun 2020 nanti Pemkab Tanjabtim harus mampu menurunkan tingkat kemiskinan.

"2016 lalu kita tertinggi di provinsi jambi menurunkan tingkat kemiskinan. Kita punya target 2020 bisa menurunkan tingkat kemiskinan kembali," beber Romi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Jambi Doni Iskandar mengatakan, dalam Musrembang provinsi pada tanggal 28 maret nanti memang sudah ada beberapa usulan khususnya dari Pemkab Tanjabtim. Salah satunya terkait sering dana pembangunan jembatan.

"Ketika sampai di sini (Tanjabtim, red) saya merasa di tantang khususnya Provinsi Jambi. Kenapa begitu karena jarang-jarang ada kabupaten yang mau menjemput bola dalam hal pembangunan," ujarnya.

Selain itu, Doni mengatakan untuk Tanjabtim memang diakui bahwa dari ketersediaan infrastruktur sejauh ini cukup minim. Jadi tidak ada salahnya untuk ke baikan apa yang di ajukan pemda Tanjabtim menjadi perhatian.

"Insya Allah kita perjuangkan, karena ini merupakan niat baik untuk pembangunan," tandasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments