Minggu, 19 Mei 2019

Perbaikan SUTT di Muara Emat Terus Lanjut, Terkendala Sengketa Lahan dan Sarang Harimau


Jumat, 15 Maret 2019 | 11:45:15 WIB


Salah satu tower SUTT yang mengalami keusakan di wilayah Penetai, Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci
Salah satu tower SUTT yang mengalami keusakan di wilayah Penetai, Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci / dok/metrojambi.com

KERINCI - Hingga Jumat siang (15/03/2019), Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sumbagsel terus melakukan perbaikan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang roboh di Puncak Bukit di wilayah Penetai, Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, beberapa waktu yang lalu.

Bahkan, pihaknya telah menurunkan ratusan petugas dari beberapa PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu untuk melakukan pendirian alat ERS (Emergency Restoration System) sebagai pengganti tower yang roboh, dan juga kawat penghantar, untuk menggantikan kawat yang putus.
General Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Sungaipenuh, Andi dikonfirmasi mengatakan sampai dengan malam kemarin, untuk pekerjaan dari sisi teknis masih berlangsung.

"Untuk pendirian Tower ERS, baru selesai kolom 5 dari 7 kolom totalnya yang akan didirikan dari rencana awal 8 kolom. Sedangkan untuk titik anchor 6 titik (sudah selesai untuk 7 kolom)," sebutnya.

Sementara itu, lanjutnya lagi, untuk penebangan pohon span 195A- 196 belum bisa dilakukan karena terkendala dengan adanya sengketa kepemilikan lahan dari beberapa warga yang saling mengaku sebagai pemilik lahan.

"Jadi belum bisa dilakukan penebangan pohon," jelasnya.

Selain itu, lokasinya di lokasi gangguan dekat dengan sarang harimau dan kondisi medan ke lokasi terlalu terjal (bukit batu).
"Ada juga ancaman binatang buas (harimau) di dekat lokasi gangguan," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments