Jumat, 22 November 2019

Kejari Tebo Dikabarkan Sudah Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Proyek PJU 2017


Selasa, 25 Juni 2019 | 12:01:19 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARATEBO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo dikabarkan telah menetapkan dua orang tersangka terkait kasus dugaan korupsi pada proyek lampu penerangan jalan umum (PJU) Tebo tahun 2017.

Bahkan informasinya, penyidik telah melayangkan surat panggilan kapada 20 Kepala Desa yang ada di Tebo untuk dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka.

"Iya bang, tersangka sudah ditetapkan. Ada dua orang terangka," kata sumber di internal Kejari Tebo yang tak mau namanya disebutkan.

Masih menurut sumber, tersangka yang ditetapkan berinisial S dan C. "Informasinya S dan C," ujar sumber.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Tebo ketika dikonfirmasi enggan berkomentar terkait informasi penetapan tersangka LPJU yang berjumlah dua orang.

"Kalau soal itu sebaiknya langsung saja temui Kajari," katanya.

Terpisah, Iskandar, Kades Bedaro Rampak, membenarkan adanya surat panggilan menjadi saksi. "Iya benar kami menerima surat pemanggilan dari pihak Kejaksaan pada Rabu (26/6). Isi surat pemanggilan ada kaitannya dengan penetapan kasus PJU kemarin," katanya.

Iskandar mengaku jika informasi penetapan tersangka kasus PJU Tebo sudah ia terima. Kendati demikian ia masih bungkam menyebutkan siapa saja tersangka yang sudah ditetapkan pihak Kejaksaan.

"Kita siap dipanggil untuk memberikan keterangan kepada pihak penyidik," katanya meyakini.

Sebelumnya pihak penyidik Kejari Tebo sudah menerima hasil audit kerugian negara dari pihak BPKP perwakilan Jambi. Hasil audit tersebut ditemukan ada unsur tindak pidana korupsi pada proyek PJU Tebo 2017.

Berdasarkan penelusuran, S diketahui merupakan oknum pejabat dilingkup DPMPD Tebo, sementara C merupakan salah satu pihak rekanan dalam penyediaan barang. 


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments