Rabu, 21 Agustus 2019

Personel Satgas TMMD Ikut Mencoba Minuman Tradisional Kerinci Daun Kawo


Jumat, 15 Maret 2019 | 22:35:37 WIB


Bersama warga, Satgas TMMD memetik pucuk daun kopi untuk dijadikan minuman
Bersama warga, Satgas TMMD memetik pucuk daun kopi untuk dijadikan minuman / Istimewa

SUNGAIPENUH - Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal terletak di sebuah dataran tinggi di atas bukit barisan. Di desa ini banyak di tanami tumbuhan perkebunan, terutama kopi.

Ternyata selain diambil buahnya, di Kota Sungaipenuh tanaman kopi juga di ambil daunnya.

Daun kawo (daun kopi, red) yaitu tunas daun muda tanaman kopi justru menjadi gulma. Dimana setiap desa memiliki penyebutan yang berbeda-berbeda. Seperti di Desa Sungai Ning, yang menyebut serbuk kawo dengan ayik daun kawo.

Masyarakat setempat mengumpulkan daun kawo bukan untuk dibuang, melainkan disulap menjadi minuman yang memiliki cita rasa khas.

Di desa-desa, kawo masih menjadi hal yang tak terlupakan. Masyarakat melestarikan minuman tersebut dengan rutin mengadakan tradisi yang disebut minum serbuk daun kawo.

Anggota Satgas TMMD yakni Serda Herman, juga menyempatkan diri membantu pak Suheri memetik daun kawo yang akan dijadikan bahan campuran air minum khas Kerinci.

Namun daun kawo yang akan dipetik tidak bisa sembarangan. Daun yang dipetik adalah daun kopi yang muda atau tunas baru pada tanaman kopi.

Setelah dipetik daun tersebut langsung disusun di atas sebilah kayu untuk di sangiran di atas tungku perapian sampai kering. Nantinya daun itu siapa untuk direndam dengan air hangat seperti membuat minuman teh.

Minuman daun kawo ini sangat bagus diminum pada pagi hari dan malam hari sebagai minuman penghangat badan. Biasanya suguhan minum ini dibarengi dengan ubi rebus. Untuk meminumnya, warga biasa menggunakan cawan yang terbuat dari batok kelapa.

Minuman ini juga sangat bagus untuk mengobati diare, mengurangi kadar kolesterol serta menstabilkan gula darah. (*)


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments