Rabu, 17 Juli 2019

Pelaksanaan Ujian SMP 19 Kota Jambi Dibagi Dua Waktu


Kamis, 16 Mei 2019 | 16:24:06 WIB


Pelaksanaan Ujian SMP
Pelaksanaan Ujian SMP / Jainal Abidin

JAMBI- Pelaksanaan ujian semester genap mendatang ada yang beda dilakukan SMP Negeri 19 Kota Jambi, meskipun Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi telah menentukan jadwal pelaksanaan ujian semester genap pada Juni mendatang, namun sekolah akan lebih awal melaksanakan ujian tersebut.

SMP Negeri 19 akan melaksanakan ujian dibagi menjadi 2 waktu, jadwal ujian pertama yang diikuti siswa- siswi kelas VII 25 hingga 29 Mei mendatang. Sedangkan kelas VIII akan menghadapi ujian 14 hingga 18 Juni sesuai jadwal yang ditentukan Disdik dan sekolah lainnya.

" Sistem ujian kita mengunakan Komputer dan siswa terlalu banyak kalau serentak," ungkap Nanang Sunarya Kepala SMP Negeri 19, Kamis (16/5).

Sehingga pihaknya membagi dua kali pelaksanaan ujian untuk memaksimalkan dan mengoptimalkan siswa dalam mengikuti ujian mengunakan sistem komputer.

"Rencana awal ujian dilaksanakan 10 hari, namun terbentur lebaran," imbuhnya.

Pelaksanaan ujian nantinya akan dibagi beberapa sesi, setiap kelas akan mengikuti sebanyak 5 sesi.

Dikatakan Nanang, saat ini soal yang akan diujikan nantinya sudah dibuat oleh guru mata pelajaran masing- masing dan diperiksa wakil kurikulum sekolah, bahkan sudah dilakukan verifikasi dan penginputan kedalam komputer.

"Soal siap diujikan kepada siswa," jelasnya.

Sebelum pelaksanaan ujian nantinya, sekolah akan melakukan simulasi dan pembekalan kepada siswa jelang pelaksanaan, hal ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada siswa yang belum menguasai dalam pengunaan komputer.

"Terutama dalam mengisi user name dan pasword, serta teknik pengisian soal," katanya.

Karena dalam kurikulum saat ini tidak ada pelajaran TIK tentang bagaimana pembelajaran komputer, dan direncanakan simulasi aoan dilakukan minggu kedua terakhir dengan memanfaatkan pelajaran BK.

"Jadi selama 1 jam siswa akan belajar langsung komputer," pungkasnya.

Sekolah memastikan dapat melaksanakan ujian mengunakan sistem komputer, karena sekolah telah memiliki fasilitas dan tenaga ahli yang akan mendampingi siswa selama mengikuti ujian, namun sekolah masih mengkhawatirkan pemadaman listrik.

" Sehingga kita surati PLN, selama ujian PLN jangan padam," tandasnya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments