Jumat, 18 Oktober 2019

Maskot Hari Kopi International Resmi di-Launching


Rabu, 18 September 2019 | 14:28:49 WIB


Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi Ariansyah, Rabu (18/9/2019), me-launching maskot even Hari Kopi International ke 5
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi Ariansyah, Rabu (18/9/2019), me-launching maskot even Hari Kopi International ke 5 / Humas Provinsi Jambi

JAMBI - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi Ariansyah, Rabu (18/9/2019), me-launching maskot even Hari Kopi International ke 5 yang bakal digelar di Provinsi Jambi pada 1-4 Oktober mendatang.

Maskot tersebut merupakan boneka berbentuk laki-laki berwarna kuning memakai sarung di pinggang dan lacak dari batik khas Jambi, serta memegang gelas kopi. Diberi nama Si Juaro, yang bermakna filosofi kejambian serta jenis kopi Jambi yang selalu mendapat juara di berbagai even.

Sekda Provinsi Jambi M Dianto mengatakan, pelaksanaan event hari kopi international ini akan dipusatkan di Hotel Ratu Convention Centre, Kota Jambi. "Insya Allah sesuai dengan daftar undangan yang akan kita edarkan, lebih kurang seribu orang dari berbagai daerah, termasuk dari duta besar juga diundang," tuturnya.

Dianto berharap, jelang pelaksanaan pada tanggal 1-4 Oktober 2019 nanti, hiruk pikuk tentang Karhutla bisa selesai, sehingga tamu yang hadir sesuai dengan apa yang direncanakan.

"Kita berharap tamu yang hadir sesuai dengan apa yang direncanakan, dan kita akan membacakan rekor, yaitu mengajak kurang lebih seribu peserta untuk menikmati kopi, jadi kita akan mencetak rekor terbanyak minum kopi," katanya.

Sementara itu, Kadisperindag Provinsi Jambi Ariansyah menyampaikan, even hari kopi international Jambi ini merupakan hari rayanya petani kopi, penggiat kopi, komunitas kopi, barista, restori, dan lain sebagainya.

Untuk kegiatan selama 5 hari itu sendiri, lanjutnya, telah disiapkan 80 orang dari APBD, dan 50 orang dari pihak Kementerian. "Mereka akan diberi penginapan selama kegiatan, dan akan dilatih. Selain itu, ada beberapa petani kopi dan luar daerah seluruh indonesia yang ikut serta dalam kegiatan pelatihan," sampai Ariansyah.

Selain launching maskot, pada kesempatan tersebut juga digelar rapat finalisasi persiapan acara yang dihadiri oleh Dinas terkait, Perwakilan Bupati/Walikota se Provinsi Jambi, serta EO dan pihak-pihak yang terlibat lainnya.


Penulis: Rina/Mg1
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments