Kamis, 18 Juli 2019

303 Mahasiswa Politeknik Kesehatan Jambi PKN di Sarolangun


Kamis, 21 Maret 2019 | 11:42:20 WIB


/ Luncai Hendri

SAROLANGUN - Sebanyak 13 desa di dua kecamatan yakni Kecamatan Sarolangun dan Pelawan Kabupaten Sarolangun, selama tiga minggu ke depan akan mendapat kunjungan mahasiswa dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Jambi periode tahun akademik 2018-2019.

Ada 303 mahasiswa yang diturunkan oleh Politeknik Kesehatan Jambi untuk melaksanakan Praktek Kerja Nyata (PKN) ke tengah-tengah masyarakat Sarolangun.

Ratusan mahasiswa yang akan melakukan PKN secara terpadu ini berasal dari Fakultas Kebidanan, Keperawatan, Kesehatan Lingkungan, Analis Kesehatan, Farmasi dan Keperawatan Gigi.

Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Jambi, Rusminpong Spd MKes pada pembukaan PKN di ruang pola utama Kantor Bupati Sarolangun menyebutkan, 303 mahasiswanya ini untuk secara formal di fakultas masing-masing sudah melaksanakan bimbingan dan teknis PKN yang dilaksanakan kampus.

Meski secara teori dan ilmu sudah didapat mahasiswanya, namun secara praktek di lapangan juga membutuhkan bimbingan dan arahan dari Pemkab Sarolangun dan jajarannya hingga ke tingkat desa. Hal ini agar mahasiswa dalam melaksanakan PKN bisa berjalan dengan baik.

“Bimbingan dan tunjuk ajar dari Pemkab Sarolangun dan jajaran hingga ke desa sangat kami butuhkan, agar kegiatan PKN mahasiswa bisa berjalan dengan baik,” kata Rusminpong.

Dikatakannya, PKN mahasiswa Politeknik Kesehatan Jambi ini akan berlangsung selama tiga ke depan. Nantinya masing-masing mahasiswa melaksanakan PKN secara terpadu di 13 desa yang ada di dua kecamatan.

“Untuk mahasiswa, saya berpesan agar pandai-pandai membawa diri. Pepatah adat mengatakan, dimana bumi di pijak disitu langit dijunjung,” katanya.

Pembukaan PKN Mahasiswa Politeknis Kesehatan Jambi dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sarolangun H Hilalatil Badri yang didampingi Sekda H Thabroni Rozali.

Pada kesempatan ini Wabup Hilal juga meminta kepada peserta PKN agar nantinya mampu melakukan indentifikasi masalah kesehatan di tengah masyarakat Sarolangun dan membagikan ilmu mereka kepada masyarakat setempat.

“Saya juga berharap dengan adanya PKN ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sarolangun. Secara umum masyarakat di pedesaan berkeinginan adanya suatu dorongan kesehatan,” kata Wabup.

Wabup juga meminta mahasiswa PKN dalam melaksanakan kegiatannya untuk terlibat secara aktif dengan masyarakat setempat, sehingga dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus dengan prakteknya di luar kampus.

“Selaian itu pesan saya, seperti apa yang disampikan direktur Politeknik Kesehatan Jambi, dimana bumi dipijak disitu langit di junjung, karena lain lubuk laik ikan dan lain pula adatnya. Sebagai peserta PKN hal ini harus ditaati dan harus menjaga sikap dan kesopanan yang baik saat praktek di lapangan nanti,” tegasnya.

Kepada jajarannya, Wabup juga meminta agar dapat membantu kelancaran PKN Mahasiswa Politeknik Kesehatan Jambi. “Khusus kepala desa dan camat agar dapat membimbing anak-anak ini supaya tidak terkendala dalam melaksanakan PKN,” katanya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments