Jumat, 20 September 2019

Penghapusan Dua Jurusan SMK Dilakukan Bertahap


Kamis, 21 Maret 2019 | 20:19:58 WIB


Kasi Kurikulum dan Penilaian SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Svempri
Kasi Kurikulum dan Penilaian SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Svempri / metrojambi.com

JAMBI - Wacana penghapusan dua jurusan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) secara nasional, tampaknya akan mulai dilaksanakan. Dua jurusan di SMK yang sangat direkomendasikan untuk dihapuskan adalah Administrasi Perkantoran dan Teknik Komputer Jaringan.

Kedua jurusan ini akan dihapus karena dianggap kemampuan kedua keahlian itu sudah lumrah dimiliki tak hanya oleh lulusan SMK.

Kasi Kurikulum dan Penilaian SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Svempri mengatakan, kedua jurusan tersebut memang direkomendasikan untuk dihapuskan. Menurutnya, untuk administrasi perkantoran, spektrumnya akan beralih ke jurusan Digitalisasi Perkantoran.  

"Lulusan SMA juga bisa melakukan pekerjaan administrasi perkantoran. Kalau diproduksi di SMK, keahliannya harus lebih. Makanya diarahkan ke digitalisasi perkantoran," tuturnya, Kamis (21/3).

Sedangkan untuk Teknik Komputer Jaringan (TKJ) akan lebih diarahkan ke jurusan multimedia.  Karena jaringan komputer, sekarang sudah dianggap lumrah.

Dikatakan Svempri, semua orang jika belajar bisa menguasai jaringan komputer. Sehingga jurusan multimedia dianggap lebih potensial. "Kalau multimedia mereka bisa design. Bisa mengasah kreativitas," jelasnya.

Ditanyakan mengenai peminat jurusan Administrasi Perkantoran dan TKJ, Svempri mengatakan, selama jurusan itu masih membuka pendaftaran, pasti masih akan ada yang masuk. Namun, penghapusan jurusan itu, tidak akan dilakukan secara tiba-tiba. Melainkan secara bertahap.

"Misalnya dengan cara tidak lagi menambah kelas baru saat pendaftaran. Atau tidak membuka pendaftaran sebanyak tahun sebelumnya," terangnya.

Dikatakannya lagi, sebenarnya untuk lulusan SMK ini, harus ada koordinasi dengan pihak perusahaan. Karena lulusan SMK dipersiapkan untuk langsung bekerja. Karena itu, kepedulian perusahaan-perusahaan di Jambi sangat dibutuhkan untuk menampung lulusan SMK yang berkompetensi.

"Untuk skala besar, sebenarnya ada keterkaitan dengan keberadaan perusahaan di Jambi. SMK harus di backup oleh perusahaan-perusahaan pendukung. Keahlian apa yang mereka butuhkan, akan diisi lulusan SMK ini," katanya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments