Minggu, 12 Juli 2020

Gas 3 Kg Mulai Langka di Kerinci dan Sungai Penuh


Kamis, 21 Maret 2019 | 22:40:59 WIB


ilustrasi
ilustrasi / dok.metrojambi.com

KERINCI – Dalam beberapa hari terakhir ini gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, mulai langka dan harganya pun selangit.

Seperti diakui Yesi, salah seorang ibu rumah tangga di Kerinci. Kata dia, untuk mendapatkan elpiji 3 kilogram dirinya harus berkeliling terlebih dulu.

"Sangat langka, meskipun ada di tingkat pengecer, stoknya juga terbatas," ungkap Yesi, Kamis (21/3).

Jika pun ada, lanjut Yesi, harganya juga naik lebih dari seratus persen. "Harganya mulai dari 30 ribu sampai 35 ribu per tabung," ujarnya.

Dengan langka dan mahalnya harga elpiji, dirinya berharap, keseriusan dan  perhatian pemerintah, sehingga hal ini bisa diatasi. "Apalagi subsidi minyak tanah sudah dicabut, kita hanya mengandalkan Elpiji, kalau kondisinya terus seperti ini, kita harus mengadu kemana," katanya.

Hal senada juga disampaikan Harmi. Warga Sungai Penuh itu juga mengaku kesulitan mencari gas lpiji 3 kilogram untuk kebutuhan rumah tangganya.

"Sangat langka, harga di tingkat pengecer mulai dari 30 sampai 35 ribu per tabung," ungkapnya.

Meskipun harganya selangit, namun kebutuhan pokok rumah tangganya, dirinya terpaksa membelinya. "Walaupun harganya sampai 35 ribu, ya kita beli juga," tegasnya.

Dirinya berharap, pemerintah segera mencari solusi dan menyelesaikan kelangkaan elpiji di Sungai Penuh. "kita minta pemerintah serius tangani, kalau memang ada yang bermain, penegak hukum harus tegas," harapannya.

Sementara itu, salah seorang agen Elpiji di kota Sungai Penuh, yang enggan dikutip namanya, tidak mengetahui penyebab terjadinya kelangkaan Elpiji.

"Kalau penyebabnya, kita tidak tahu, terkadang dalam satu bulan, hanya satu kali Gas masuk, itu pun terbatas," ujarnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments