Minggu, 25 Agustus 2019

Telat Datang Ujian, Siswa Tak Diberi Waktu Tambahan


Jumat, 22 Maret 2019 | 14:05:08 WIB


Eka Budi selaku Wakil Kepala bidang kurikulum SMA Negeri 5
Eka Budi selaku Wakil Kepala bidang kurikulum SMA Negeri 5 / Jainal Abidin

JAMBI- Kebiasaan siswa terlambat tiba di sekolah bukan hanya terjadi saat kegiatan belajar mengajar (KBM), namun saat ujian berlangsung masih ada sejumlah siswa datang telat. Seperti pelaksanaan USBN di SMA Negeri 5 Kota Jambi, sejumlah siswa masih saja datang terlambat.

Namun sekolah tidak memberikan waktu tambahan kendati siswa datang terlambat. Ujian tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga tidak mengganggu siswa lain yang hadir tepat waktu.

"Siswa terlambat tetap diperkenankan masuk, tapi waktu ujian tidak ditambah," tegas Eka Budi selaku Wakil Kepala bidang kurikulum SMA Negeri 5, Jumat (22/3).

Menurutnya, hal ini dilakukan sekolah untuk meningkatkan kedisiplinan para siswa, sehingga ke depan tidak terlambat kembali tiba di sekolah." Kalau dibiarkan telat terus bisa menganggu aktivitas kegiatan sekolah," ujar Eka.

Sedangkan pelaksanaan USBN di SMA Negeri 5 masih menerapkan paper test atau mengunakan kertas, karena kalau sekolah mengunakan android atau CBT waktunya tidak terkejar karena jumlah siswa peserta ujian terlalu banyak.

"Jumlah siswa peserta ujian sebanyak 528 siswa," ujarnya.

Kemudian dari pelaksanaan, USBN di SMA Negeri 5 sejauh ini belum mengalami kendala, pelaksanaan berjalan lancar baik dari sekolah maupun siswa.

"Belum ada sisea yang mengeluh atau kesulitan mengikuti ujian," kata Eka.

Namun pada pelaksanaan ujian 1 hingga 3 April dan 8 April mendatang, sekolah menerapkan UNBK, karena persiapan fasilitas sarana dan prasarana sudah rampung dan siap digunakan selama penyelenggaraan nantinya.

"Komputer dan jaringan UNBK sudah siap digunakan," tandasnya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments