Minggu, 25 Agustus 2019

Bupati Merangin Launching GPS2B untuk Tabir Timur


Jumat, 26 April 2019 | 14:38:14 WIB


Bupati Merangin H Al Haris lounching program subuh berjemaah dan pendidikan subuh di Kecamatan Tabir Timur
Bupati Merangin H Al Haris lounching program subuh berjemaah dan pendidikan subuh di Kecamatan Tabir Timur / Humas Merangin

BANGKO - Bupati Merangin H. Al Haris, Jumat (26/4/2019), me-launching program Gerakan Pendidikan Subuh dan Subuh Berjemaah (GPS2B) untuk Kecamatan Tabir Timur dan sekitarnya.

Pada acara yang berlangsung di Masjid Al Mutaqin Desa Sungai Bulian, Kecamatan Tabir Timur tersebut, Haris meminta kepada Camat setempat dan para kepala desa untuk meneruskan program GPS2B itu, ke masjid-masjid yang ada di wilayahnya.

"Intinya program ini bertujuan agar masyarakat bisa memakmurkan masjid-masjid, mengingat sekarang ini banyak mesjid yang sudah dibangun megah, akan tetapi jemaahnya sangat sedikit," ujar Haris.

Bahkan, lanjut Haris, jamaah yang selalu melakukan shalat jamaah di mesjid itu hanya orang-orang tua. Anak mudanya sibuk dengan aktivitas lain, ada yang masih sibuk di warnet ketika azan Subuh atau kelelahan karena begadang.

Untuk itu Hsris mengajak para orang tua untuk beramai-ramai mengantar anaknya shalat di masjid, baik itu Salat Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya, sehingga masjid akan selalu ramai.

Dalam memakmurkan masjid, Haris minta anak-anak juga untuk mengikuti pendidikan Subuh dan pendidikan antara Magrib dengan Isya di masjid-masjid. Akan banyak ilmu agama yang didapat dari pendidikan tersebut.

Tampil sebagai pencaramah pada launching program GPS2B kali ini, Ustadz M Amin dari Kota Jambi. Pada ceramahnya Ustadz mengajak jemaah hidup di jalan Allah. Sampaikan berbagai pujuan hanya untuk Allah SWT.

"Ketika kita makan malam bersama keluarga, tolong bapak sampaikan kepada anak-anak, jika nanti meninggal, meninggallah di jalan Allah dan harta orang tua hanya untuk menuju jalan Allah," ujar Ustadz M Amin.

Selain itu lanjut Ustadz M Amin, sampaikan juga kepala anak jika bapak meninggal nanti, minta dimandikan, dikafani, dishalatkan, diazankan dan dikuburkan oleh anak-anaknya.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Humas Merangin


comments