Senin, 27 Mei 2019

SMP 22 Kota Jambi Gelar TO Mandiri Berbasis Komputer


Kamis, 28 Maret 2019 | 21:34:41 WIB


Siswa SMP 22 Kota Jambi saat mengikuti TO mandiri berbasis komputer
Siswa SMP 22 Kota Jambi saat mengikuti TO mandiri berbasis komputer / metrojambi.com

JAMBI - Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMP sederajat pada 22-25 April mendatang, berbagai persiapan telah dilakukan sekolah. Bahkan hingga saat ini persiapan terus berlangsung.

Seperti halnya SMP Negeri 22 Kota Jambi yang terus menyiapkan siswanya agar saat ujian nantinya tidak mengalami kendala yang dapat mengganggu.

Kepala SMP Negeri 22, Erdalena mengatakan, persiapan yang sudah dilakukan sekolah diantaranya, menyediakan fasilitas sarana dan prasarana ujian.

Selain itu, memberikan pelajaran tambahan dengan membahas soal dan kisi-kisi ujian, menyiapkan mental siswa dengan melakukan Try Out (TO) maupun simulasi UNBK untuk memastikan materi yang diterima siswa sudah terserap dan dapat menyelesaikan soal ujian.

"Tidak itu saja, selama 4 hari sejak 25-28 Maret kemarin, untuk pertama kali kita juga melaksanakan TO secara mandiri," ujarnya, Kamis (28/3/2019).

Dikatakannya, pelaksanaan TO digelar menggunakan komputer, dan tidak lagi ujian secara manual atau menggunakan kertas yang dinilai lebih menyulitkan persiapan dan mengeluarkan banyak anggaran untuk keperluan memperbanyak soal ujian.

"Kalau menggunakan komputer, sekolah hanya menyiapkan komputer dan laptop yang dibantu orangtua siswa," kata Erdalena.

Menghadapi UNBK ini, SMP 22 menyediakan 115 unit komputer dan laptop termasuk cadangan untuk kebutuhan 205 siswa Kelas IX.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan TO agar semua siswa dapat mengikutinya, sekolah membagi waktu ujian menjadi beberapa sesi. "Kita lakukan sebanyak 2 sesi," katanya.

Selama TO siswa mengerjakan soal pilihan ganda dengan jumlah 45 soal eksakta mata pelajaran IPA dan Matematika, sedangkan non eksakta sebanyak 50 soal dengan mata pelajaran bahasa Inggris, bahasa Indonesia, PPKN, IPS. "USBN nanti baru ada soal essai dan pilihan ganda," sebutnya.

Tujuan TO ini menggantikan simulasi UNBK yang dinilai kurang efektif dan maksimal dalam pelaksanaannya. Karena tidak semua siswa dapat mengikuti mata pelajaran yang disimulasikan karena waktu dan terkendala jumlah perangkat komputer.

"Contohnya, siswa A tidak ikut simulasi mata pelajaran tertentu, karena dibatasi waktu. Sehingga kita harus melaksanakan TO mandiri berbasis komputer,” ungkapnya.

Dijelaskannya, menerapkan ujian berbasis komputer tidak hanya saat melaksanakan TO, nantinya sekolah juga akan menerapkan saat ujian harian maupun semester agar kemampuan siswa menggunakan komputer semakin mahir. "Saat inikan eranya berbasis teknologi IT, kita harus menerapkannya," imbuhnya.

Ia berharap, para siswa-siswinya dapat mengikuti USBN dan UNBK dengan lancar dan lulus serta mendapat hasil yang memuaskan, sehingga bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.

"Karena persiapannya sudah dilakukan sajak jauh hari," katanya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments