Rabu, 21 April 2021

Aang Purnama dan Cik Marleni Daftarkan Gugatan ke PTUN


Senin, 01 April 2019 | 11:47:41 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SAROLANGUN - Calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Sarolangun yang dicoret dari Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu 2019, Aang Purnama dari Demokrat dan Cik Marleni dari Golkar, hari ini, Senin (1/4/2019), resmi mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jambi.

Aang Purnama saat dikonfirmasi metrojambi.com membenarkan dirinya sudah mendaftarkan gugatan terkait sengketa pemilu di PTUN Jambi. Dikatakan Aang mendaftaran gugatan dilakukan setelah pihaknya menerima hasil koreksi dari Bawaslu RI, yang juga menolak permohonan mereka.

"Ya, kami sudah mendaftar ke PTUN Jambi. Dan kami sengaja mendaftar hari ini karena masih mengkaji dan melengkapi persyaratan serta bukti-bukti yang dibutuhkan di PTUN agar tidak bolak-balik melengkapi berkas yang kurang," kata Aang.

Ditambahka Aang, dirinya mendaftarkan gugatan ke PTUN Jambi bersama Cikmarleni, dengan menunjuk kuasa hukum Andryannor N.

"Kami sudah menunjukkan kuasa hukum yakni Andryannor N dan kawan-kawan," ujarnya.

Ditanya apakah dengan keputusan Bawaslu RI dirinya tidak melakukan kegiatan sisialisasi atau kampanye lagi?

"Tetap, kami tetap bersosialisasi karena keputusan ini belum inkracht. Sebab masih ada upaya hukum yang kami lakukan sesuai yang diatur oleh undang-undang pemilu setelah putusan Bawaslu RI ada waktu 3 kali 24 jam untuk melakukan upaya hukum lain yakni gugatan ke PTUN dan kini sedang kami lakukan," pungkasnya.

Untuk diketahui, ada tujuh caleg dprd kabupaten Sarolangun yang dicoret dari DCT oleh KPU Sarolangun, yakni H Muhhamd Syaihu, Jannatul Firdaus, Azakil Azmi, Mulyadi dan Hapis. Kemudian Aang Purnama, dan Cik Marleni.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments