Rabu, 24 Juli 2019

Ibu Korban Tewas Kesetrum di Kolam Rumah Kito Tak Berhenti Menangis di Persidangan


Kamis, 04 April 2019 | 18:38:13 WIB


Suasana sidang kasus tewasnya dua kakak beradik di kolam Hotel Rumah Kito, Kamis (4/4/2019)
Suasana sidang kasus tewasnya dua kakak beradik di kolam Hotel Rumah Kito, Kamis (4/4/2019) / Metrojambi.com

JAMBI - Reni, ibu dari Anjas Satria Putra Kumara dan adiknya Gilang Riski Putra Novandri, menangis terisak-isak saat menjadi saksi kasus kematian kedua anaknya yang diduga kesetrum saat berenang dan di kolam renang Hotel Rumah Kito beberapa waktu lalu.

Saat kejadian, Reni yang tinggal di Jakarta datang ke Jambi untuk reuni dan bertemu dengan teman-temannya, sekaligus ingin bertemu keluarga di Jambi. Sementara kedua anaknya mandi dengan ditemani oleh sang nenek bernama Rosa.

"Saya ditarik teman saya, saya nggak tahu kenapa. Dan saya melihat anak saya sudah lemas, dan saya bertanya kenapa anak saya, ya Allah ada apa dengan anak saya," kata Reni mencerita kondisinya saat itu sambil menangis di depan persidangan.

Hakim ketua, Arpan Yani, menanyakan kondisi korban saat berada di rumah sakit, namun Reni mengaku dirinya sangat shock dan tidak memperhatikan kondisi tubuh anaknya. "Saya tidak memperhatikan tubuhnya," kata dia sambil menangis.

Kemudian, hakim juga menanyakan soal niat terdakwa dan menagemen rumah kito untuk memberikan santunan, namun Reni mengaku pihaknya keluarga tidak menerimanya karena baginya anaknya tidak bisa dibeli dan digantikan dengan uang. "Kami tolak pak," katanya lagi.

Hakim kemudian menanyakan berapa uang yang akan diberikan oleh pihak terdakwa, namun Reni tidak mau menjawabnya. "Ya kalau ibu tidak mau menyebutkannya disini tidak apa-apa juga," kata hakim Arfan Yani.

Untuk diketahui, dalam kasus ini duduk sebagai terdakwa adalah Rudy, Asisten Chief Engineering Rumah Kito Resort Hotel yang berada di kawasan Mayang Kota Jambi, tepatnya di belakang rumah sakit umum Abdul Manap Kota Jambi.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments