Senin, 9 Desember 2019

Butuh Uang Bayar Kos, Ikram Nekat Mencuri


Kamis, 04 April 2019 | 22:53:23 WIB


/ metrojambi.com

JAMBI – Ikram Puat (24), warga Jalan Lingkar Selatan II, RT 26 Kelurahan Paal Merah, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, harus mendekam di balik jeruji besi. Dia ditangkap karena mencuri tas milik seorang perempuan bernama Siti Banur (53).

Ikram melakukan aksinya Minggu (31/3/2019) lalu di kawasan Payo Selincah, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi. Oleh korban, kejadian tersebut lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jambi Timur.

Kapolsek Jambi Timur AKP Pandit Wasianto, melalui Panit I Reskrim Ipda M Hasim mengatakan, usai kejadian korban langsung melapor ke Polsek Jambi Timur dengan bukti laporan nomor LP /B/ 34 III /2019/ Sektor Jambi Timur tanggal 31 Maret 2019.

Hasim memaparkan, tersangka tersebut melakukan aksinya lantaran mengalami kebutuhan untuk membayar kos nya yang telah jatuh tempo. "Kalau dari pengakuannya butuh duit untuk bayar kos," ujarnya, Kamis (4/4/2019).

Tersangka melakukan aksinya tidak sendiri, melainkan bersama Apik (27), warga RT 07 Kelurahan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi. "Kawannya masih buron,” kata Hasim.

Ketika itu, kedua datang ke Gudung Besi Tja menggunakan sepeda motor merk Kawasaki Athelete warna hitam. "Tersangka  turun dari motor menemui korban dengan berpura-pura untuk menjemput tabung oksigen," jelasnya.

Saat itu, pelaku mengaku telah mendapat izin dari pemilik gudang, Rinaldi Lubis untuk mengambil tabung oksigen "Dia menipu korban bahwa sudah bilang sama pemiliknya mau ambil tabung Oksigen," ujarnya

Namun, saat itu Siti tidak memberikan tabung oksigen lantaran telah melihat gerak gerik pelaku yang mencurigakan. "Namun pelaku melihat tas yang tergelak di atas meja. Apik langsung keluar dan menunggu di atas motor, sementara Ikram berpura-pura meminta minum kepada korban," jelasnya.

Selanjutnya, dengan senang hati korban mengambilkan air minum ke dapur, saat itu pula kedua pelaku langsung pergi dengan membawa sebuah tas milik korban. "Mendengar suara motor tersebut, korban langsung mengejar pelaku sembari teriak maling," ungkapnya.

Dari pengakuan tersangka, ia membawa satu tas sandang merk sport best vesion, uang Rp 558.000 dan satu unit handphone merek Oppo A3s warna merah. "HP rencana pelaku mau dijual," sebutnya.

Hasim mengatakan hanya selang beberapa jam tersangka tersebut berhasil di tangkap di kawasan jalan batu. "Di Jalan Baru, Kecamatan Payo Selincah saat berada ditepi jalan," ungkapnya.

Namun, sayang hanya satu tersangka yang berhasil di amankan. Sedangkan, satu tersangka lagi berhasil melarikan diri." Apik lolos dia, dengan motornya," ucapnya.

Bahkan aksi kejar kejaran untuk menangkap Apik juga terjadi. "Namun usaha itu sia-sia dia lebih dulu pergi dengan kecepatan tinggi," tandasnya.

Sementara itu, Ikram mengatakan dia melakukan pencurian tersebut lantaran terdesak untuk bayar kos yang sudah jatuh tempo. "Untuk bayar kos, Hp rencana mau dijual dan bagi dua dengan Apik," ujarnya.

Dia juga mengaku pernah akan melakukan aksi kejahatan lainnya di kawasan kabupaten Muaro Jambi Yakni, kasus cabul. "Tapi waktu itu saya ditinggal kawan lainnya," sebutnya.

Tapi aksi tersebut batal dilakukan pada rekannya karena tak tega. "Nggak tega waktu itu, mereka balik kanan semua itu kata kawan saya," tandasnya.


Penulis: cr1
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments