Kamis, 14 November 2019

Pelaku Penggelapan Mobil Minta Tebusan Rp 43 Juta


Senin, 08 April 2019 | 10:42:12 WIB


Pelaku penggelapan mobil yang berhasil diamankan polisi
Pelaku penggelapan mobil yang berhasil diamankan polisi / Ade Sukma

MUARATEBO - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Rimbo Bujang berhasil mengamankan pelaku tindak pidana penggelapan satu unit mobil Suzuki Carry atas nama Parmin (45), warga Jalan Sultan Taha Unit II Kelurahan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo.

Pelaku diringkus di Jalan Pahlawan Unit II Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo pada hari Sabtu (6/4/2019) sekira pukul 14.00 WIB. Dia diamankan berdasarkan laporan korban Nadiem, pemilik mobil.

"Pelaku Parimin ini malah nekat meminta tebusan kepada korban Nadiem sebesar Rp. 43.000.000, kalau mobilnya mau kembali," Kata Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Hendra Wijaya saat dikonfirmasi wartawan.

Dijelaskan Kasat, usai mengetahui laporan dan pengakuan korban selanjutnya Satreskrim Polres Tebo beserta unit Reskrim Polsek Rimbo Bujang langsung melakukan penyelidikan mencari tahu keberadaan pelaku.

Kemudian pada hari Sabtu tanggal 04 April 2019 Pukul 10.00 WIB didapat informasi dari informan bahwa pelaku sedang melintas di Jl. Pahlawan Unit II Rimbo Bujang sendirian dengan menggunakan roda dua.

"Kemudian pukul 10.30 WIB bersama Unit Polsek Rimbo Bujang langsung bergegas melakukan pengejaran terhadap pelaku, akhirnya pelaku dapat ditangkap tanpa ada perlawanan," kata Hendra.

Saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya dan menerangkan bahwa mobil korban telah digadaikan ke seseorang An. Yanto Orgen warga Unit X Rimbo Ulu melalui perantara teman nya An. Supri warga unit X Rimbo Ulu.

Kemudian Tim Sultan langsung bergerak ke rumah kediaman Yanto. Namun dia mengaku menerima mobil tersebut atas dasar gadai dari Supri dan Parimin Rp. 25.000.000,- dengan alasan pelaku bahwa mobil adalah miliknya dan masih dalam status kredit.

"Setelah berhasil mengamankan unit kendaraan korban, kemudian Tim bergerak ke rumah kediaman Supri, namun saat hendak menangkap Supri, berhasil kabur melarikan diri ke belakang kebun karet belakang rumah nya hingga sampai saat ini sdr. Supri belum berhasil ditangkap," terang Hendra.

Dari keterangan pelaku Parmin kata Kasat, mobil itu digadai karena disuruh oleh temannya atas nama Harun warga kompleks SMP N 30 Rimbo Bujang. Dirinya hanya menerima uang hanya sebesar Rp. 500.000.

"Kemudian setelah berhasil menangkap pelaku, Tim membawa pelaku dan barang bukti ke Polsek Rimbo Bujang guna menjalani proses hukum selanjutnya," pungkasnya.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments