Selasa, 19 November 2019

Polisi Telah Minta Keterangan 7 Saksi, Terkait Penemuan Mayat di Kebun Teh Kayu Aro Kerinci


Senin, 08 April 2019 | 21:24:14 WIB


/ dok.metrojambi.com

KERINCI - Pihak Polres Kerinci terus melakukan penyelidikan penemuan mayat Afrizal (42), warga Desa Koto Kapeh, Kecamatan Siulak, Kerinci, yang ditemukan di perkebunan Teh Kayu Aro.

Selain menunggu hasil otopsi dari tim forensik, pihak penyidik pun telah meminta keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap misteri kematian Afrizal.

Kasat Reskrim Polres Kerinci, Iptu Toni Hidayat, saat dikonfirmasi Senin (08/04), mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan penyelidikan motif mayat yang ditemukan di Kebun Teh Kayu Aro pada Sabtu (06/04) lalu.

"Sejumlah saksi sudah kita periksa, total sudah tujuh saksi yang diperiksa," sebut Kasat Reskrim Polres Kerinci.

Namun, lanjutnya untuk pelaksanaan otopsi mayat korban diundurkan waktunya karena ada kendala dari pihak tim dokter forensiknya.

"Ada kendala dengan dokternya, makanya diundur, kalau tidak malam, besok (Rabu, ed) pagi," tulisnya melalui WhatApp kemarin.

Toni juga berharap agar masyarakat tidak membuat asumsi yang dapat menggangu penyelidikan yang sedang dilakukan.

Untuk diketahui, warga Simpang Desa Bento, Kecamatan Kayu Aro Barat , Kabupaten Kerinci, sekitra pukul 10.30 WIB digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di area perkebunan teh Kayu Aro, pada Sabtu (06/04).

Mayat pria tersebut pertama kali ditemukan warga yang kebetulan melintas. Mayat pria tersebut ditemukan di sela-sela tanaman teh. Bahkan berdasarkan kartu identitas yang ditemukan pihak kepolisian, mayat tersebut diduga adalah Afrizal, warga Koto Kapeh, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, yang juga anggota LSM BPPK RI.

"Dari kartu identitas yang ditemukan, mayat tersebut diduga bernama Afrizal," kata warga bernama Edi.

Sementara itu, Kapolsek Kayu aro Iptu Dolizar saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat di perkebunan teh Kayu Aro. Dikatakan Dolizar, pihaknya menemukan sebuah kartu bertulisan BPPK RI atas nama Afrizal, warga Koto Kapeh Kecamatan Siulak, Kerinci.

"Kita menemukan kartu. Dari kartu yang kita temukan mayat bernama Afrizal umur diperkirakan 30-35 tahun, dan alamat Koto Kapeh. Kita tidak menemukan KTP," ujar Dolizar.

Kades Koto Kapeh, Yostriadi, dihubungi membenarkan bahwa korban adalah warganya. Ia mengatakan, saat ini korban telah dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi. "Ya, korban yang ditemukan meninggal adalah warga desa kami," ujar Kades.


Penulis: Dedi
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments