Senin, 27 Mei 2019

Marak Aksi Penyelundupan, Pemkab Tanjabtim Ajak Pemprov Jambi Cari Solusi Bersama


Selasa, 23 April 2019 | 14:39:25 WIB


Wakil Bupati Tanjabtim Robby Nahliyansyah
Wakil Bupati Tanjabtim Robby Nahliyansyah / dok/metrojambi.com

MUARASABAK - Maraknya aksi penyelundupan baby lobster melalui kawasan perairan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) membuat pemerintah daerah gerah. Pasalnya, pemerintah daerah sendiri tidak bisa berbuat banyak. Menindak lanjuti hal tersebut,pemerintah daerah mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi untuk membahas persoalan ini.

Wakil Bupati Tanjabtim Robby Nahliyansyah mengatakan seharusnya terkait ini yang berhak menjawab adalah pemerintah provinsi. Hal ini dikarenakan pesoalan pencegahan penyendupan baby lobster ini adalah kerja konferensi. Tetapi sejauh ini pemerintah daerah mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum yang telah menggagalkan percobaan penyelundupan baby lobster.

"Kami juga tidak mau Tanjabtim menjadi sasaran pemberangkatan baby lobster," kata Robby, Selasa (23/4/2019).

Dikatakannya lagi, pemerintah daerah pun minta dinas terkait perikanan provinsi untuk sama-sama dengan aparatur penagak hukum dan pemda dapat duduk bersama membahas langkah apa yang harus dilakukan.

"Kalau kami daerah jujur dan dari sisi pembiayaan tidak ada, karena dari dinas perikanan daerah sendiri pun sudah ditarik ke provinsi," ujarnya,

Lebih lanjut Robby mengatakan, seringnya terjadi penyelundupan jangan dianggap Pemkab Tanjabtim membiarkan, sehingga kejadian yang sama terjadi dan terus terjadi. "Melalui kesempatan ini pula saya meminta pihak provinsi dan pemda duduk bersama menyusun langkah bagaimana antisipasi marak nya penyelundupan baby lobster di Tanjabtim," tegas Robby.

Robby pun meyakini jika sebenarnya baby lobster ini bukan berasal dari Tanjabtim. Tetapi dari luar provinsi jambi. Namun karena Tanjabtim berada di pesisir sehingga paling mudah dan paling gampang terjadinya penyelundupan.

"Apalagi akses dekat serta paling gampang pelaku menjalankan aksinya. Kan kita berada di wilayah pesisir," tandasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments