Minggu, 26 Mei 2019

Tak Terima Dipukul Wawako Sungai Penuh, Kasi Kesbangpol Lapor Polisi


Selasa, 23 April 2019 | 15:15:10 WIB


Kasi Kesbangpol Kota Sungai Penuh melapor ke Mapolres Kerinci
Kasi Kesbangpol Kota Sungai Penuh melapor ke Mapolres Kerinci / Dedi/Metrojambi.com

KERINCI - Wakil Wali Kota (Wawako) Sungai Penuh, Zulhelmi akhirnya dilaporkan Kasi di Kesbangpol Kota Sungai Penuh ke Mapolres Kerinci, atas pemukulan yang dilakukan Wawako terhadap dirinya. 

Pantauan metrojambi.com di lapangan, pada Selasa (23/04) hari ini sekira pukul 13.30 WIB, terlihat Gusnaidi yang merupakan korban pemukulan, mendatangi Mapolres Kerinci, untuk melaporkan kejadian pemukulan tersebut.

Gusnaidi datang melapor ke Mapolres Kerinci didampingi keluarga dan anak-anak. Selanjutnya, Gusnaidi di BAP di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kerinci.

Martis, keluarga, dikonfirmasi mengatakan bahwa laporan ini dilakukan, karena pihak keluarga tidak terima dengan kejadian pemukulan terhadap Gusnaidi.
"Orang tua dipukuli, siapapun yang mengalami kejadian ini, juga tidak terima, dan juga akan melaporkan," tegasnya.

Pihak keluarga berharap, kepada pihak kepolisian untuk menindak lanjuti laporan tersebut, meskipun yang dilaporkan merupakan pejabatan tinggi Kota Sungai Penuh.

Gusnaidi, usai pemeriksaan mengatakan bahwa, Selasa ini ia secara resmi melaporkan Wawako ke Mapolres Kerinci. Bahkan, ia telah diperiksa oleh Polres Kerinci selama 45 menit.

"Kita resmi melaporkan Wawako, atas perbuatan tindakan tidak menyenangkan," ujarnya.

"Kita berharap, Polres Kerinci bertindak sesuai aturan atas kejadian ini," tegasnya.

Untuk diketahui, kehadian itu bermula menjelang pemantauan di sejumlah TPS dalam pelaksanaan Pemilu 17 April 2019, yang menurut jadwal, pemantauan dilaksanakan Selasa (16/04) pagi sekira pukul 10.00 WIB.

Tiba-tiba menjelang keberangkatan, Wawako yang merupakan Ketua tim 2 dalam pelaksanaan pemantauan TPS tersebut, melakukan pemukulan salah seorang Kasi di Kesbangpol Kota Sungai Penuh. Akibatnya, salah seorang Kasi Kesbangpol yang terkena pukulan, sempat mengalami sesak nafas.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments