Rabu, 19 Juni 2019

Bupati di Sumut Ajukan Mundur ke Presiden Jokowi Karena Hasil Pemilu Dianggap Mengecewakan


Minggu, 21 April 2019 | 17:06:11 WIB


Surat izin untuk mundur dari jabatan yang beredar di media sosial
Surat izin untuk mundur dari jabatan yang beredar di media sosial / Ist

MEDAN - Di Media sosial menjadi heboh seiring dengan beredarnya surat pengunduran diri Bupati Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut), Dahlan Hasan Nasution.

Berdasarkan surat yang beredar itu diketahui telah ditandatangani 18 April 2019 atau sehari usai Pemilu. Surat itu sendiri ditujukan kepada presiden melalui Kemendagri.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut Muktar Afandi Lubis membenarkan perihal surat pengunduran diri Bupati Madina ke Presiden RI yang beredar di media sosial pada Minggu itu.

"Iya, surat tersebut benar adanya," katanya menjawab Antara melalui selulernya pada Minggu (21/4), seperti dikutip Metrojambi.com.

Seperti diketahui Kabupaten Madina menjadi satu dari beberapa kabupaten/ kota di Sumut yang menjadi lumbung suara Prabowo- Sandi.

Sementara Dahlan Hasan Nasution sendiri diketahui menjabat Ketua Dewan Penasehat N4J DPC Madina.

N4J atau Nusantara Untuk Jokowi (N4J) merupakan organisasi yang mendukung pemenangan Jokowi-Maruf pada Pilpres 2019.

Surat pengunduran diri Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution itu tertanggal 18 April 2019 dan bernomor 019.6/1214/TUMPIM/2019.

Surat tersebut ditujukan kepada Presiden RI d.p Menteri Dalam Negeri.

Dalam surat itu, Bupati Madina H Dahlan Hasan Nasution menuturkan, bahwa pelaksanaan Pemilu di Madina Sumut berjalan lancar, aman dan terkendali.

Namun, hasilnya sangat mengecewakan dan tidak seperti yang diharapkan.

Dalam alinea lainnya, Dahlan menuturkan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, pembangunan di Madina cukup signifikan seperti pembangunan Pelabuhan Palimbungan, rumah sakit, lanjutan pembangunan jalan Pantai Barat, dan rencana pembangunan Bandar Udara Bukit Malintang.

Namun, katanya, meski pencerahan sudah cukup diberikan bersama putra daerah dan kalangan ulama baik yang berdomisili di Medan dan Jakarta, tetapi belum berhasil mengubah pola pikir masyarakat dalam mendukung berbagai pembangunan.

Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada bapak Presiden.

Dan sebagai ungkapan rasa tanggung jawab atas ketidaknyamanan ini dengan segala kerendahan hati izinkan kami menyampaikan permohonan untuk berhenti sebagai Bupati Madina.

Pada akhir surat yang langsung ditandatanganinya juga menegaskan bahwa Dahlan siap untuk mendukung segala pembangunan meski dia sudah tidak menjabat lagi.

Surat pengunduran diri Bupati Madina dari jabatannya yang beredar luas di media sosial itu menghebohkan warga masyarakat Sumut khususnya Tabagsel.


Penulis:
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments