Rabu, 20 November 2019

Objek Wisata Tanjung Menanti di Merangin Sudah Ramai Dikunjungi Meski Belum Selesai Dibangun


Jumat, 03 Mei 2019 | 10:10:19 WIB


Agro wisata Tanjung Menanti Bangko
Agro wisata Tanjung Menanti Bangko / Andi Kurniawan

BANGKO - Kabupaten Merangin merupakan salah satu daerah di Provinsi Jambi yang banyak memiliki objek wisata. Yang terbaru adalah Agro Wisata Tanjung Menanti di kawasan Waskiya Karya, Kelurahan Pasar atas Bangko, Kecamatan Bangko.

Meski belum selesai dibangun, namun objek wisata Tanjung Menanti ini sudah ramai dikunjungi warga. Objek wisata ini sendiri merupakan perpaduan antara kebun buah-buahan dan sungai yang sudah dipercantik, sehingga nyaman untuk lokasi bersantai.

Dari pusat kota Bangko, objek wisata ini hanya berjarak sekitar 20 menit perjalanan. Begitu masuk, di pitu gerbang objek wisata ini pengunjung akan melewari kebun buah-buahan, dan beberapa menit kemudian akan sampai pada sebuah sungai tempat mandi dan bersantai.

Ada 65 jenis buah-buahan yang sudah maupun akan ditanam di objek wisata tersebut. Diantaranya, durian, jeruk, jambu, mangga, dan lainnya.

Yoyok, salah seorang pengelola Agro Wisata Tanjung Menanti mengatakan, secara resmi belum buka. Namun pihaknya juga tidak bisa mencegah tingginya antusias warga untuk berkunjung.

"Pengerjaannya sudah berjalan satu bulan lebih. Dan kita belum buka secara resmi. Tapi yang datang sudah ramai, apalagi sore hari. Jadi kita mau kerja juga tidak bisa," ujar Yoyok.

Dikatakannya lagi, rencananya Agro Wisata Tanjung Menanti tersebut akan dibuka setelah Idul Fitti tahun ini. Pihaknya, kata Yoyok, sedari awal menargetkan semua pekerjaan selesai dulu baru dibuka, sehingga pengunjung akan lebih puas berwisata dan mengunakan pasilitas yang ada nantinya.

"Tapi kita juga tidak mungkin melarang pengunjung, cuma beberapa hari belakangan ini masuk pakai karcis, sebelumnya gratis," jelas Yoyok.

Untuk berkunjung ke tempat wisata ini pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Hari biasa cukup bayar tiket Rp 10.000, dan hari libur Rp 15.000 saja.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments