Senin, 26 Agustus 2019

Status Gunung Kerinci Tidak Berubah, Masih Waspada Level II


Jumat, 03 Mei 2019 | 21:11:23 WIB


Gunung Kerinci
Gunung Kerinci / Dedi

KERINCI - Erupsi Gunung Kerinci yang mengeluarkan abu vulkanik, Kamis malam (02/05/2019), membuat lima desa di Kayu Aro terkena dampak. 

Adapun lima desa yang terkena dampak abu vulkanik Gunung Kerinci adalah 

Desa Tanjung Bungo, Desa Sangir, Desa Sangir Tengah, Sungai Rumpun, dan Bendung Air. 

Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kerinci, Darifus dikonfirmasi mengatakan akibat Gunung Kerinci mengeluarkan abu vulkanik berdampak kepada Lima Desa di Kayu Aro. 

"Dari Kamis malam hingga Jumat siang (03/05/2019) saya berada di Kayu Aro tepatnya di kantor Pemantuan Gunung Kerinci, Hari ini Gunung Kerinci ditutup awan tebal, jadi kita tidak bisa melihat apakah masih mengeluarkan abu vulkanik atau tidak," sebutnya. 

Dia mengatakan bahwa pihak BPBD telah mengambil langkah, dengan mendistribusikan masker kepada masyarakat melalui kepala desa sebanyak 4.000 masker. 

"Ya ada lima desa yang terkena dampak abu vulkanik tadi malam, kita sudah memberikan bantuan 4.000 masker melalui kepala desa," ujarnya. 

Menurut Darifus, pihaknya telah menghimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar Gunung Kerinci untuk tenang, tidak terpancing tentang isu letusan Gunung Kerinci dan berharap selalu mengikuti arahan BPBD. 

"PVMBG melalui pos Pemantauan Gunung Kerinci akan selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Provinsi Sumbar serta BPBD Kerinci dan BPBD Solok Selatan, masyarakat diharapkan selalu mengikuti arahan dari BPBD Kerinci," ungkapnya. 

Sementara itu, terkait dengan status Gunung Kerinci, Kepala BPBD Kerinci ini menyebutkan bahwa status masih waspada level II. 

"Tidak ada peningkatan status, masih waspada level II," terangnya. 

Ditanya apakah dengan adanya abu vulkanik ini akan berdampak pada tanaman warga Kayu Aro, Darifus menjelaskan pada tahun 2009 lalu Gunung Kerinci juga pernah mengeluarkan abu vulkanik panas hingga membuat tanaman yang terkena abu menjadi kering. 

"Tapi setelah kita lihat tadi, abu vulkanik yang dikeluarkan Gunung Kerinci hanya abu dingin, jadi tanaman warga yang terkena abu tidak mengering," cetusnya. 

Dia juga minta kepada masyarakat untuk tidak menaiki Gunung Kerinci untuk beberapa hari kedepan karena takutnya terjadi erupsi susulan dan bisa membahayakan para pendaki. 

"Warga diminta untuk tidak mendaki kawah Gunung Kerinci radius 3 KM, karena sewaktu - waktu bisa terjadi letusan dan mengeluarkan gas - gas yang membahayakan bagi kehidupan," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments