Selasa, 11 Agustus 2020

Anak Punk di Merangin Ditemukan Bersimbah Darah, Pisau Masih Menancap di Punggung


Jumat, 03 Mei 2019 | 22:01:53 WIB


Salah seorang anak punk korban penganiayaan di Merangin saat menjalani perawatan di rumah sakit
Salah seorang anak punk korban penganiayaan di Merangin saat menjalani perawatan di rumah sakit / Metrojambi.com

BANGKO - Diduga jadi korban penganiayaan, dua orang pria bertato ditemukan terkapar dan bersimbah darah di dekat kantin PKK Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Jumat (3/5/2019) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

Kedua pria tersebut diketahui bernama Eko (27) dan Ipan Samudra (24). Keduanya merupakan anak punk yang sering mangkal di lokasi kejadian.

Informasi yang diperoleh metrojambi.com, Eko ditemukan dengan kondisi bersimbah darah dimana sebilah pisau masih menancam dipunggungnya. Sementara Ipan ditemukan di seberang kantin PKK dengan luka di bagian kepala.

Awalnya, pihak kepolisian mendapat laporan dari warga jika di dekat kantin PKK terjadi keributan. Saat petugas kepolisian datang untuk melakukan pengecekan, mereka menemukan kedua korban sudah dalam kondisi bersimbah darah.

Di dekat lokasi kejadian, pihak kepolisian melihat seorang pria yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap korban, berusaha melarikan diri. Akhirnya pria berinisial A itu diamankan untuk dimintai keterangan.

Sementara itu, kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolonel Abundjani Bangko. Oleh pihak rumah sakit Eko dinyatakan meninggal dunia, sedangkan Ipan masih dalam kondisi kritis.

Paur Humas Polres Merangin Iptu Sobri saat dikonfirmasi mengatakan saat ini kasus tersebut masih dalam pengusutan pihak kepolisian.

"A beserta barang bukti dibawa ke Polres Merangin guna pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments