Jumat, 22 November 2019

Kantor PNPM Tebo Digeledah Jaksa, Ditemukan Kotak Hitam Berisi Uang Puluhan Juta


Kamis, 02 Mei 2019 | 22:00:55 WIB


Petugas kejaksaan saat menggeledah kantor PNPM Tebo
Petugas kejaksaan saat menggeledah kantor PNPM Tebo / metrojambi.com

MUARATEBO - Kantor Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan yang beralamat di jalan RA. Kartini RT 01/09, Kelurahan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang, digeledah Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo, Kamis (2/5/2019), sekira pukul 11.00 WIB.

Pantauan metrojambi.com, penyidik Kejari Tebo yang berjumlah lima orang langsung dipimpin oleh Kasi Pidsus Kejari Tebo, Efan Apturedi, SH. Tim penyidik tersebut langsung memasuki kantor PNPM Mandiri dan menggeledah sejumlah ruangan. Penggeledahan ini juga dikawal 2 orang personel dari Polres Tebo.

Kasi Pidsus Kejari Tebo Efan Apturedi, saat dikonfirmasi mengatakan, penggeledahan ini dilakukan untuk penyempurnaan barang bukti (BB) yang sudah disita sebelumnya.

"Sebelumnya kita juga sudah menyita beberapa barang bukti, untuk melengkapi berkas tersebut kita jadwalkan hari ini penggeledahan. Bahkan, sebelumnya kita juga sudah menetapkan 3 orang tersangka pada kasus korupsi di PNPM Mandiri perdesaan tahun 2014 silam," kata Efan.

Tim penyidik Kejari Tebo saat melakukan penggeledahan di Kantor PNPM Mandiri pedesaan tersebut berhasil menemukan sebuah kotak berwarna hitam, kotak tersebut diduga berisi uang.

Efan mengatakan, selain menyita dokumen kasus korupsi dana Simpan Pinjam khusus Perempuan (SPP) PNPM di Kecamatan Rimbo Bujang 2014 silam. Pihaknya juga menyita uang sejumlah 24 juta rupiah yang diduga hasil dari perkebunan yang disita Tim Penyidik Kejari Tebo.

"Uang pecahan 100 dan pecahan 50 ribu berjumlah 24 juta kita sita dalam sebuah kotak berwarna hitam," singkatnya.

Usai penggeledahan selama beberapa jam, Kasi Pidsus Kejari Tebo, Efan Apturedi mengatakan, tim berhasil menyita sejumlah dokumen dan uang tunai.

"Kita menemukan dokumen-dokumen dan juga uang tunai senilai lebih kurang Rp 24 juta, untuk sementara barang bukti itu kita amankan," tuntasnya.

Sementara itu, Ketua Unit Pelaksana Kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (UPK PNPM) Mandiri Perdesaan Kecamatan Rimbo Bujang, Sularno saat dikonfirmasi sejumlah awak media, tak mempermasalahkan kantornya digeledah.

"Kalau menurut saya ini bagus, kita bahkan mempersilahkan Tim Penyidik untuk mencari BB berkas yang diperlukan," kata Sularno.

Saat ditanya terkait kasus apa penggeledahan ini dilakukan, dirinya kurang tahu. Pasalnya, ia di sini (PNPM, red) pejabat lanjutan. "Saya kurang tahu terkait kasus apa, yang jelaskan kita sudah mempersilahkan Tim Penyidik geledah kantor ini," jelasnya.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments