Rabu, 22 Mei 2019

Gizi Buruk Capai 37 Kasus


Rabu, 08 Mei 2019 | 10:28:43 WIB


ilustrasi gizi buruk
ilustrasi gizi buruk / dok/metrojambi.com

JAMBI - Kasus malnutrisi atau gizi buruk di Provinsi Jambi masih terus terjadi. Pasalnya per Februari 2019 sudah mencapai 37 kasus, ini terjadi paling banyak di Kabupaten Muaro Jambi dan Tebo dengan masing-masing 10 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Samsiran Halim melalui Kasi kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Helfiyan Amnun mengatakan, rincian selanjutnya di Kabupaten Kerinci dan merangin 3 kasus, Sarolangun dan Tanjung Jabung Barat 1 kasus.

"Untuk di Tanjung Jabung Timur 5 kasus dan Kota Jambi 4 kasus. Kalau Kota Sungai Penuh, Batanghari dan Bungo tidak ada kasus per Februari," sampainya saat ditemui Metro Jambi, Selasa (7/5/2019).

Hefiyan menyampaikan, dari 37 kasus tersebut tidak ada kasus hingga menyebabkan meninggal dunia. Kendati demikian, kasus gizi buruk terus meningkat selama dua tahun terakhir. Tahun 2017 sebanyak 85 kasus yang menyebabkan kematian 4 orang balita. "Sementara gizi buruk mengalami tren peningkatan pada 2018 yakni menjadi 92 kasus dengan 6 korban meninggal dunia," tuturnya.

Sementara, lanjut Helfiyan untuk anggaran tahun 2019 ini akan memperoleh bantuan dana APBD sebesar Rp 1.800.000 untuk 90 hari dengan pembagian Rp 20 ribu perhari dalam bentuk makanan lokal.

"Sedangkan bantuan APBN kali ini tidak ada. Hanya berupa bantuan konfirmasi saja dill lapangan," jelasnya. Penyebab kasus ini sendiri, Helfiyan mengatakan dikarenakan penyakit infeksi dan kurangnya asupan nutrisi yang rata-rata dialami oleh masyarakat miskin dan berada di pedesaan.

Sedangkan maksimal proses pemulihan pendeeita kasus gizi buruk, menurutnya memakan waktu selama 3 bulan, sebab untuk memperbaiki anak dengan kasus gizi buruk itu tidak dapat sekaligus, melainkan melalui tahapan-tahapan berupa pase 1 stabilisasi, pase 2 transisi dan pase 3 rehabilitasi. " Dengan target kenaikan badan 200 gram perharinya," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments