Kamis, 22 Oktober 2020

Sisa 1 Hari Pelunasan CJH, Thoif: Belum Bayar Sampai Besok, Ada Ketentuan Selanjutnya


Kamis, 09 Mei 2019 | 14:27:15 WIB


ilustrasi
ilustrasi / dok/metrojambi.com

JAMBI - Setelah pembukaan pelunasan tahap kedua pada 30 April lalu, hingga 7 April setidaknya tercatat sudah 134 Jamah Calon Haji (JCH) yang melakukan pelunasan dari sisa 223 yang belum bayar tahap satu. 

Dari total 2.899 JCH 2019, belum ditambah dengan kuota tambahan yang baru-baru ini dikeluarkan Kemenag RI sebanyak 354 orang. Kepala Subbagian Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Thoif mengatakan hingga tanggal 7 Mei lalu ada 89 JCH lagi yang belum melakukan pelunasan. "Jika selanjutnya belum bayar sampai tanggal 10 Mei (Akhir pelunasan tahap dua) maka ada ketentuan selanjutnya," tuturnya, Kamis (9/5/2019).

Dia menjelaskan, ketentuan itu seperti akan dialihkan pada nomor porsi cadangan selanjutnya. Namun itu nantinya setelah pengecekan dari Kanwil Kemenag di Kabupaten Kota tempat JCH tersebut mendaftar.

"Karena yang tidak bayar banyak kemungkinannnya, bukan hanya tidak sanggup bayar tapi bisa saja sudah meninggal dan sudah pindah tempat tinggal, itu nanti dicek di daerah," ujarnya.

Untuk rinciannnya sendiri, Thoif menyebut hanya ada dua daerah yang sudah melakukan pelunasan secara keseluruhan. Yakni Kota Sungai Penuh dan Merangin. Bahkan dua porsi cadangan pun sudah ikut membayar pada pelunasan tahap kedua ini.

Sedangkan untuk yang paling banyak belum membayar ada pada Kota Jambi dengan 32 JCH belum lunas. Kemudian adapula dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan 326 tersisa. Serta menyusul Kerinci dengan 11 JCH belum lunas. Selebihnya Kabupaten lainnnya hanya dibawah enam JCH saja yang belum membayar pelunasan tahap dua.

Selanjutnya untuk Kuota tambahan 354 dari pusat, Thoif mengatakan hingga kini pihaknya belum mendapat SK terkait Petunjuk Teknis penentuan dan pelaksanaan kuota tambahan ini. Mengingat ini sangatlah penting, untuk melihat kriteria yang ditentukan pusat."Seperti nanti ada kriteria yang dapat di kuota tambahan belum pernah berhaji sebelumnya, itu yang akan kita ikutkan. Artinya Jamaah yang di nomor tunggu yang sudah pernah berhaji akan tergantikan," terangnya.

Yang jelas kata Thoif, hanya pembagiannnya yakni 50 persen untuk kuota cadangan dan selebihnya dibagi dua untuk JCH Lansia dan pendamping lansia.
Diketahui sebelumnya, untuk pembayaran BPIH Provinsi Jambi sendiri yakni ada pada angka Rp 32,3 Juta. Selain itu disampaikannya, dengan adanya penambahan kuota CJH untuk Provinsi Jambi sebanyak 354 orang ini, otomatis bakal ada penambahan kelompok terbang (kloter) untuk pelaksanaan haji Provinsi Jambi yang sebelumnya hanya tujuh kloter menjadi delapan kloter.

"Gak mungkin digabung-gabungkan ke dalam kloter-kloter yang sudah ada," sebutnya. Dengan penambahan kloter tersebut, otomatis akan ada penambahan petugas haji yang mendampingi kloter. Namun disampaikan Thoif ini juga belum dilakukan perekrutan.

"Sekurang-kurangnya kan lima orang masing-masing kloter. Satu ketua kloter, satu orang Tim Pembimbing Ibadah Haji, dan tiga orang tim medis," jelasnya.
Seperti diketahui kuota tambahan diperoleh dari pemerintah kerajaan Arab Saudi sebanyak 10.000 orang seluruh Indonesia sesuai dengan nota diplomatik kedutaan besar Kerajaan Saudi Arabia di Jakarta nomor 211-2051 tanggal 4 April 2019.  Dengan kuota tambahan tersebut, maka jumlah kuota Provinsi Jambi menjadi 3.253 orang, yang terdiri dari 2.899 kuota awal dan 354 kuota tambahan.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments