Selasa, 25 Juni 2019

Saksi Pertanyakan PSL Lapas yang Gagal, Ini Penjelasan Bawaslu Kota Jambi


Jumat, 10 Mei 2019 | 23:33:01 WIB


Rapat pleno yang digelar KPU Provinsi Jambi
Rapat pleno yang digelar KPU Provinsi Jambi / Sahrial

JAMBI - Pemilihan Suara Lanjutan (PSL) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang gagal dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi dipertanyakan oleh saksi baik dari saksi PDIP maupun dari Golkar. 

Menjawab hal itu, KPU Kota Jambi Hazairin menjelaskan bahwa mereka sudah berupaya untuk melakukan PSL di Lapas namun pihak Lapas tidak bisa melakukannya, karena menanggap Pemilu sudah selesai.

Terkait hal ini, Ketua KPU Provinsi Jambi Subhan, selaku pimpinan pleno menyerahkan hal ini kepada Bawaslu, tentang adanya upaya pihak yang menghalangi penyaluran suara pada Pemilu. 

"Ini wewenanganya Bawaslu, tinggal Bawaslu menilai apakah ini pelanggaran administrasi atau pidana," kata Sanusi dalam sidang pleno. 

Menjawab hal itu, Ketua Bawaslu Kota Jambi Ari Juniarman, mengatakan, bahwa Bawaslu telah merekomendasikan PSL di Lapas, dengan menemui Kalapas Jambi.

 "Tapi banyak pertimbangan dan kami minta Kalapas berkoordinasi dengan Kanwil Depkumham," katanya. 

Namun pada hari Jumat, KPU mendapat surat dari Kalapas, bahwa pada hari Jumat dan Sabtu di Lapas ada kegiatan sehingga PSL tidak bisa dilaksanakan. Terkait tindakan menghalangi-halangi, Ari mengatakan pihaknya sudah mempelajari hal itu.

 "Tapi hal itu tidak termasuk menghalangi," terang Ari Juniarman.


Penulis: Sahrial
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments