Jumat, 20 September 2019

Mayat Seorang Pria Ditemukan Membusuk di Perkebunan Kelapa Sawit


Minggu, 12 Mei 2019 | 20:43:57 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SAROLANGUN – Sesosok mayat pria ditemukan dalam keadaan membusuk di areal perkebunan kepala sawit, tepatnya di pinggir anak Sungai Air Hitam, Desa Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun. Mayat pria tersebut ditemukan sekitar 3 km dari lokasi permukiman warga.

Informasi yang diperoleh metrojambi.com, mayat tersebut ditemukan warga yang hendak pergi memancing ikan di sungai, sekira pukum 20.00 WIB, Sabtu (11/5/2019). Penemuan mayat tersebut bermula dari bau busuk yang tercium oleh warga.

“Kami nak pergi mancing, cium bau busuk dan menyengat. Setelah kami cari ruponyo ado mayat,” kata Rian, warga yang ikut menemukan mayat tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Air Hitam Iptu Charles M. Sitorus,  saat dikonfirmasi juga membenarkan ada temuan mayat laki-laki di wilayah Air Hitam.

“Kami terima laporan dari masyarakat sekitar pukul 21.00 WIB, tentang penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di lokasi kebun di Desa Lubuk Kepayang,” kata Charles.

Ditambahkannya, lokasi penemuan mayat laki-laki itu hanya bisa dilalui dengan menggunakan kendaraan roda dua dan juga dengan cara berjalan kaki. Saat sampai di lokasi kejadian setelah mendapat laporan ternyata benar ada sosok mayat yang sudah membusuk.

“Adapun saat ditemukan posisi mayat dalam keadaan telungkup dengan kondisi tidak berbaju dan bercelana, namun pada bagian kaki ditemukan benang yang menempel di jaringan kulit serta korban sudah tidak dapat dikenali (membusuk) dengan kaki sebelah kanan sudah tinggal tulang,” jelas Charles.

Selain itu hasil penyelidikan pihak kepolisian di lokasi kejadian juga ditemukan satu unit sepeda motor jenis Honda Revo warna hitam yang diduga milik korban. “Diduga motor Revo yang ditemukan tak jauh dari mayat korban lebih 500 meter juga milik korban,” ujarnya.

Mayat baru diketahui setelah ada warga yang mengelai sepeda motor yang ditemukan tersebut. Korban diketahui adalah YS (29), warga Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.

“Menurut keterangan keluarga korban HB yang merupakan paman korban juga mengenali bahwa sepeda motor yang ditemukan adalah milik korban. Dan Menurut HB bahwa korban meninggalkan rumah pada hari Selasa (07/5) dengan kondisi badan dalam keadaan sehat,” kata Charles.

Selain itu, keterangan dari keluarga korban bahwa korban benar dalam keadaan sehat, namun korban baru sembuh dari depresi alias gangguan jiwa. “Keterangan tetangga korban juga mengatakan bahwa korban memang baru sembuh dari sakit (depresi/gangguan jiwa) dan sedang ada masalah rumah tangga dengan istrinya. Dan pada Selasa (7/5) pagi korban pergi kerja berkebun. Sekira pukul 09.00 WIB istrinya pergi, diduga mau pulang ke kampung halaman di Jawa. Korban mendapat telepon dari keluarga dan pulang ke rumah, namun tidak mendapatkan istrinya, Lalu korban menyusul istrinya ke loket Family Raya Sarolangun namun tidak menemukan istrinya,” beber Charles.

Lanjut Charles mengatakan, korban tidak lagi diketahui keberadaannya sejak Selasa (7/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban saat itu diketahui pergi dari rumah dan baru diketahui lagi sudah menjadi mayat pada hari Sabtu (11/5).

“Sampai saat ini penyidik masih menggali keterangan para saksi, mengumpulkan fakta-fakta di TKP dan mendalami penyebab kematian korban,” pungkasnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments