Kamis, 22 Agustus 2019

Cita-cita Pancasila dan Tujuan Bangsa


Selasa, 14 Mei 2019 | 14:24:37 WIB


/

Oleh; Wiranto B Manalu

PANCASILA
hadir sebagai jawaban atas problema seluruh masyarakat Indonesia, tiap poin pancasila menjanjikan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada saat Pancasila dirumuskan ada dua ideologi besar di dunia yaitu ideologi komunis dan liberal, dimana komunis menjanjikan keadilan sedangkan liberal menjanjikan kemakmuran. Tapi Bung Karno tidak memilih salah satu ideologi yang besar tersebut melainkan Bung Karno menciptakan Pancasila yang merangkum tujuan dari ideologi besar tersebut yaitu adil dan makmur untuk seluruh rakyat Indonesia. Sehingga keadilan dan kemakmuran yang tertuang secara ekplisit di dalam pancasila harus dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. Pancasila lebih baik dari komunis karena ada sila ketuhanan, Pancasila lebih baik dari khilafah karena ada sila persatuan dan pancasila lebih baik dari liberal karena ada sila keadilan sosial. 

Cita-cita Pancasila
Cita-cita adalah harapan, begitu juga dengan dirumuskannya pancasila memiliki harapan dan cita cita yang mulia. Mengejawantahkan pancasila adalah keniscayaan karena Indonesia tidak hanya dimerdekakan oleh sekelompok orang, etnis ataupun golongan. Atas dasar inilah keseluruhan masyarakat Indonesia harus insyaf makna dan falsafah pancasila. Masyarakat yang adil, setara dalam hukum serta memiliki kebebasan untuk menikmati hasil alam yang ada di Indonesia. Secara gamblang tujuan pancasila tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 adalah rakyat Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat,adil dan makmur.

Cita-cita pancasila menjadi beban untuk semua masyarakat Indonesia dalam mewujudkannya. Perwujudan pancasila tidak boleh dibebankan kepada pemerintahan saja ataupun organisasi melainkan menjadi tanggungjawab bersama. Atas dasar persatuanlah cita-cita pancasila itu dapat terwujud, kemerdekaan memang sudah kita dapatkan dari kolonialisme namun seperti perkataan bung Karno dalam risalahnya mencapai Indonesia merdeka yaitu adalah merdeka hanya sebagai jembatan emas untuk Indonesia perjuangan menegakkan keadilan,kemakmuran serta upaya pemersatuan rakyat Indonesia masih dalam proses berjalan.

Semua lapisan masyarakat harus merasakan keadilan dan kemakmuran itulah cita-cita pancasila itu seutuhnya. Indonesia adalah sebuah Negara yang multikultural baik adat, etnis, suku serta budaya yang sangat beragam, untuk itu keadilan serta kedudukan dan kekuatan hukum harus sama diperlakukan kepada masyarakat. Ketika penegakan hukum tidak memandang level masyarakat dengan sendirinya masyarakat itu akan bersatu. Bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik kedepannya namun sebaliknya ketika keadilan ituu memang tidak diberlakukan sama kepada setiap masyarakat maka implikasinya adalah permasalahan- permasalahan baik secara vertikal maupun horizontal yang dapat menyebabkan disintegrasi bangsa.

Upaya memakmurkan masyarakat secara keseluruhan memang menjadi perkara besar buat pemerintah untuk meminimalisir kesenjangan-kesenjangan sosial dan ekonomi. Sejauh ini tahap yang dilakukan pemerintah untuk memakmurkan Indonesia dari tahun ke tahun terkesan semakin baik menurut pemerintah. Upaya pemerintah dalam mendistribusikan penghasilan Negara merupakan upaya yang sangat besar dalam mengaktualisasikan pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia baik subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi beras, bantuan pendidikan maupun bantuan-bantuan lainnya yang dapat dinikmati semua lapisan masyarakat di seluruh iindonesia.

Tujuan Bangsa
Tujuan Negara republik Indonesia tertuang dalam alinea keempat dalam pembukaan Undang-Undang Dasar tahun 1945,berdasarkan alinea tersebut tujuannya adalah. Pertama Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, artinya negara memiliki tanggung jawab atas individu warga masyarakat. Kedua, memajukan kesejahteraan umum, dalam upaya memajukan kesejahteraan umum pemerintah bersikap adil atas bantuan subsidi kepada masyarakat. Ketiga, mencerdaskan kehidupan bangsa, negara juga bertanggung jawab atas kualitas pendidikan masyarakat. Terakhir, ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Dalam rangka perwujudan cita cita dan tujuan bangsa tersebut, hal hal yang dapat dilakukan negara adalah sebagai berikut. Pertama, memberikan kepastian dan perlindungan hukumterhadap semua warga negara tanpa diskriminatif. Kedua, menyediakan fasilitas umum yang memadai yang berdampak pada kesejahteraan masyrakat. Ketiga, menyediakan sarana pendidikan yang memadai dan merata di seluruh tanah air. Keempat, memberikan biaya pendidikan gratis terhadap seluruh jenjang pendidikan bagi seluruh warga Negara. Kelima, menyediakan infrastruktur serta sarana transportasi yang memadai dan menunjang tingkat perekonomian rakyat. Keenam, meneyediakan lapangan kerja yang dapat menyerap jumlah angkatan kerja dalam rangka penghidupan yang layak bagi seluruh warga Negara. Terakhir, mengirimkan pasukan perdamaian dalam rangka ikut serta berpartisipasi aktif dalam menjaga dan memelihara perdamaian dunia.

Permasalahan dan keadaan Indonesia sekarang
Negara kesatuan republik Indonesia memiliki banyak masalah yang menguji pancasila dalam mewujudkan cita cita dan tujuan bangsa. Masalah seperti dibidang ekonomi sosial politik tidak luput ikut menyumbangkan beberapa masalah untuk menguji pancasila sebagai dasar Negara. Namun sampai hari ini pancasila mampu menjawab semua problema yang dihadapi walaupun memang masalah itu terkadang sulit di tuntaskan. Semua masalah itu berakhir ketika sudah dihadapkan kepada pancasila, seberapa banyak masalah di Indonesia pancasila tetap mampu menjawabnya karena pancasila sifatnya dinamis mampu dibawa hingga akhir zaman.

Memang Negara Indonesia tidak memiliki contoh Negara yang memiliki ideologi yang sama, tidak seperti negara komunis ataupun liberal yang mungkin bisa dijadikan contoh ataupun panutan dalam mewujudkan cita-citanya. Negara Indonesia menjadi satu-satunya negara yang menjanjikan keadilan serta keakmuran bagi semua warganya. Untuk itu Indonesia du tuntut untuk kreatif dalam membuat kebijakan serta mengelola pemerintahan dengan baik supaya kelak tujuan bangsa Indonesia itu dapat terjadi seperti yang diinginkan oleh pahlawan serta keseluruhan masyarakat Indonesia.

Namun yang menjadi pertanyaan penulis apakah keadaan kita sekarang sudah merupakan dalam tahap perwujudan cita-cita Pancasila dan tujuan bangsa?. Penulis tidak pesimis namun penulis melihat masih butuh perjalanan yang sangat panjang dalam mengaktualisasikan cita-cita dan tujuan tersebut. Keadaan politik sekarang terlebihnya para elit seakan akan lupa tujuan bangsa kita yang sebenarnya, sibuk memperebutkan kedudukan yang sama sekali tidak mencirikan pengaktualisasian pancasila, menciptakan masalah yang dapat memantik serta menyebabkan disintegrasi bangsa. Masyarakat sekarang terlalu mudah terhegemoni oleh elit politik sehingga terjadi pendegradasian sikap-sikap pancasialis diatas kepentingan elit atau kelompok. Padahal kalau dibandingkan dengan zaman dulu tingkat pendidikan itu rendah dan lebih baik dengan sekarang, kemana arah pendidikan kita sekarang?

Harapan penulis kedepannya cita-cita dan tujuan bangsa itu bukan sekedar wacana untuk mengajak masyarakat bersatu namun memang betul-betul kita aktualisasikan serta semua masyarakat diharapkan ikut ambil peran. Menurut penulis juga apa yang terjadi sekarang ini belum sepenuhnya seperti apa yang kita cita-citakan bersama semua warga masyarakat Indonesia. Namun marilah kita sama-sama insyaf sebagai warga negara Indonesia, bahu membahu, bersatu serta saling mendukung untuk mewujudkan cita-cita kita itu. Hal yang terkecil yang dapat kita lakukan dalam ikut mendukung serta mengaktualisasikan cita-cita pancasila adalah ikut mendukung serta mengawal program pemerintah dan langkah pemerintah dalam mewujudkan cita-cita pancasila dan tujuan bangsa seperti yang terjabarkan diatas.

*) Penulis adalah mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik Universitas Jambi


Penulis: Wiranto B Manalu
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments