Sabtu, 25 Mei 2019

Siswa di Merangin Tikam Teman Sekolah


Selasa, 14 Mei 2019 | 21:28:15 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

BANGKO – IQ (17), siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 14 Merangin, harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolonel Abundjani, Bangko setelah menjadi korban penikaman. Pelakunya adalah MS (16), yang tidak lain adalah teman sekolah korban.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 12.30 WIB, Selasa (14/5/2019), di jalan usaha tani, Desa Pasar Masurai, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin. Sebelum terjadi penikaman, korban dan pelaku sempat terlibat perkelahian.

Informasi yang diperoleh metrojambi.com, peristiwa tersebut bermula saat korban yang merupakan warga Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Lembah Masurai, pulang dari sekolah dengan membonceng pacarnya. Di tengah jalan, muncul pelaku yang langsung meledek korban.

Tidak terima dengan ledekan pelaku, yang merupakan warga Desa Pasar Masurai, Kecamatan Lembah Masurai, korban lantas menghentikan sepeda motornya, lalu turun dan langsung memukul pelaku.

Tidak terima dengan pemukulan tersebut, pelaku lantas menuju jalan usaha tani untuk menunggu korban guna melanjutkan perkelahian. Bahkan saat itu pelaku mempersenjatai dirinya dengan sebilah pisau.

Korban akhirnya melintas di lokasi kejadian. Keduanya pun lantas terlibat perkelahian. Saat perkelahian tersebut, pelaku menikam perut korban dengan pisau yang telah dipersiapkannya. Akibat tikaman pelaku, korban mengalami luka serius di perut kanannya.

Adanya kejadian tersebut dibenarkan Kapolsek Lembah Masurai Iptu Sitepu. Dikatakannya, pasca kejadian korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Awalnya korban dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun karena lukanya cukup serius, akhirnya dirujuk ke rumah sakit,” ujar Sitepu.

Terpisah, Kepala SMA Negeri 14 Merangin Aprilliza saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya kejadian tersebut. “Saya sorenya, karena (kejadian, red) sudah di luar jam sekolah,” ujarnya.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments